Posted on

Asal Usul dan Sejarah Brand Adidas

Sejarah Brand Adidas

Adidas adalah salah satu brand ternama di dunia olahraga, terutama sepakbola. Berada di peringkat 61 brand terbaik dunia, Adidas merupakan salah satu raksasa di industri olahraga. Adidas dikenal atas produk olahraganya seperti kaos, sepatu, tas, dan aksesoris yang berkualitas tinggi.

Pendiri

Adolf_Dassler

Adolf “Adi” Dassler mendirikan pabrik sepatu bersama adiknya pada tahun 1924 dan menyebutnya “Dassler Brothers Shoe Factory”.

Pada akhirnya, kedua saudara ini berpisah dan mendirikan dua perusahaan yang berbeda, yaitu Adidas dan Puma. Sampai hari ini, Adidas terus berkembang dan menjadi perusahaan manufaktur produk olahraga terbesar kedua di tahun 2012.

Sejarah

Nama dari perusahaan olahraga ternama asal Jerman ini sebenarnya adalah singkatan dari nama pendirinya, yaitu Adolf- Adi Das- ler. Selain itu, Adidas sendiri memiliki akronim “All Day I Dream About Sports” hanyalah ciptaan saja, bukan makna asli dari brand ini. Adolf Dassler terus mengelola Adidas, yang ternyata dalam perjalanannya harus berpisah jalan dengan adiknya, yang mendirikan salah satu perusahaan olahraga ternama juga, yaitu Puma.

Tahun-tahun awal

Perseteruan besar terjadi antara Adidas dan Puma, perusahaan yang didirikan oleh adik Adolf Dassler. Kedua saudara ini tidak pernah berdamai, persaingan mereka sangat intens dan panas. Walaupun akhirnya mereka berdua dimakamkan di tempat pemakaman yang sama, kuburan mereka diletakkan berjauhan satu sama lain.

Walaupun terjadi persaingan besar dengan Puma dan beberapa brand besar lainnya, Adidas terus mengeluarkan ide-ide inovatif dan strategi yang sukses meningkatkan reputasi mereka, bahkan mengalahkan beberapa perusahaan saingan lainnya seperti Reebok, Taylormade Golf, dan Rockport.

CEO

HERZOGENAURACH, GERMANY - APRIL 20: Carlos Alberto Parreira, head coach of the South African national football team, Herbert Hainer, CEO of Adidas, and Franz Beckenbauer (L-R) pose with the players of Bafana Bafana during the presentation of the FIFA World Cup 2010 Final Matchball at the brand center of the Adidas headquarter on April 20, 2010 in Herzogenaurach, Germany. (Photo by Alex Grimm/Getty Images for Adidas) *** Local Caption *** Carlos Alberto Parreira;Herbert Hainer;Franz Beckenbauer

Herbert Hainer adalah CEO dari adidas-group AG, dan Chairman dari Executive Board. Igor Landau adalah Chairman dari perusahaan ini. Foto Herbert Hainer di atas diambil di “markas besar” Adidas yang terletak di Herzogenaurach, Jerman.

Saat Ini

562px-Adidas_Logo.svg

Sempat terkenal dengan slogan “Impossible is Nothing”, Adidas sejak Piala Dunia 2014 lalu berganti slogan menjadi “All In or Nothing”. Slogan ini sangat cocok dengan Adidas, yang dikenal dengan totalitas mereka, terutama dalam olahraga sepakbola. Bahkan banyak pelanggan setia mereka yang menilai bahwa sebenarnya Adidas unggul dari Nike dalam segi kualitas, namun Nike unggul dari segi desain sehingga lebih diterima publik.

Sampai Adidas terus berkembang dengan passion terhadap olahraga yang luar biasa dan ide-ide inovatif, dan walaupun tidak memiliki pasar yang sebesar Nike, mereka memiliki pelanggan yang jauh lebih loyal menurut survey.

Milestones dan Pencapaian

Pakaian olahraga pertama Adidas merupakan koleksi Franz Beckenbauer, yang diproduksi tahun 1967. Namun, tokoh masa kini seperti Zinedine Zidane, Michael Ballack, Allyson Felix dan Lionel Messi juga sudah menjadi icon Adidas. Adidas juga sudah merambah cabang blahraga lain seperti basket, golf, tenis, cricket, rugby, skateboarding, dan gymnastic. Namun fokus utama Adidas tetaplah pada sepatu dan perlengkapan sepakbola.

maxresdefault

Adidas mensponsori beberapa klub sepakbola dan tim nasional seperti Jerman, Spanyol, Bayern Munich, AC Milan, Chelsea, dan Real Madrid. Selain itu, perusahaan ini juga menggaet pemain yang sukses sebagai ikon mereka.

Saat ini, Adidas telah memiliki 1000 toko di seluruh dunia dan mencapai kesuksesan yang luar biasa. Marketing campaign yang mereka lakukan lewat video dan sarana lainnya sukses meningkatkan penjualan mereka, terutama di tahun 2016 ini. Adidas tidak hanya menjadi wajah dari fashion dan olahraga, namun juga telah menyatukan image dari olahraga, street, pop culture, musik, dan fashion secara keseluruhan.
Posted on

Asal Usul dan Sejarah Nike, Produsen Sepatu Olahraga Internasional

Sejarah Brand Nike

Nike yang sebelumnya dikenal sebagai Blue Ribbon Sports (RBS) didirikan pada tahun 1964 oleh Phil Knight dan Bill Bowerman. Phil Knight adalah seorang pelari jarak menengah dari Portland yang berlatih di bawah asuhan pelatihnya, Bill Bowerman. Sang pelatih, Bill Bowerman selalu aktif mencari cara untuk meningkatkan performa anak asuhnya dan mengutak-atik sepatu mereka di saat senggang.

Ia mencoba banyak cara namun tidak terlalu memberikan dampak yang berarti. Di saat yang sama, Phil Knight baru saja menyelesaikan kuliahnya dan mendapatkan gelar MBA di bidang Finance dari Stanford University. Disana ia menyelesaikan sebuah tugas kuliah, dimana ia memberi sugesti bahwa mengimpor/melakukan produksi sepatu di Jepang bisa membantu para retailer untuk bersaing dengan brand Jerman yang sudah lebih dulu terkenal di seluruh dunia.

Para Pendiri

 phil-knight-bill-bowerman_nqty51

Sugesti Phil Knight tak pernah digubris, sehingga akhirnya dia sendiri memutuskan untuk mengimpor sepatu dari Jepang dan menjualnya di area lokal. Awalnya ia mencoba menjual stok sepatunya kepada pelatihnya sendiri, namun akhirnya Bill Bowerman malah tertarik untuk bergabung dalam usaha ini, dan menjadi partner. Walaupun bisnisnya berjalan lambat, namun pada tahun 1965 penjualan mereka sudah mencapai angka yang cukup impresif, $20,000.

Sukses

Setelah bisnis mereka cukup stabil, mereka mulai meluncurkan sepatu buatan mereka sendiri. Setelah beberapa tahun berjuang, pada tahun 1971 mereka berhasil menciptakan sepatu yang lebih ringan dengan outsole yang memiliki bentuk seperti waffle. Sepatu ini diperkenalkan kepada publik di tahun 1972, pada acara US Track & Field Trials.

Sepatu Pertama Nike

Icon pertama Nike adalah Steve Prefontaine, seorang pelari yang menciptakan 7 rekor dari 2,000 m – 10,000 m sepanjang karirnya di masa kuliah pada tahun 1969-1972. Tak lama, Nike meluncurkan teknologi Nike Air pada tahun 1979. Teknologi ini semakin menguatkan brand mereka di antara kompetitor yang sudah bermain lebih lama. Pertumbuhan brand Nike sangat pesat pada saat itu, sampai pada titik dimana Nike meluncurkan saham perdana mereka (IPO) di tahun 1980. Brand mereka semakin populer, dan pada tahun 1982 menjadi supplier no 1 untuk sepatu training/olahraga di Amerika.

Logo

Old_Nike_logoLogo Nike ‘Swoosh’ dan tagline ‘Just Do It’ sudah sangat umum di Amerika. Pada tahun 1985, mereka mulai mendesain sepatu khusus untuk salah satu atlet baru NBA, Michael Jordan. Kepopuleran Jordan yang terus meningkat, ikut meningkatkan sales Nike sampai memecahkan rekor baru sepanjang sejarah perusahaan mereka.

Nike pun segera merambah ke apparel dan aksesoris lainnya. Mereka menandatangani kontrak dengan beberapa tim sepakbola nasional seperti Brazil, dan USA (pria dan wanita). Pada tahun 1996, mereka juga menandatangani kontrak dengan Tiger Woods senilai USD 5 juta setiap tahunnya. Dan selanjutnya, Nike terus mencetak sejarah.

Milestone

Nike terus meluncurkan edisi baru untuk setiap koleksi sepatu mereka. Mereka meluncurkan Nike Shox pada sekitar tahun 2000 yang diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh dunia. Sekarang ini, Nike sudah menjadi “kekaisaran” besar dan telah merambah ke cabang olahraga lainnya seperti tenis, baseball, sepakbola, cricket, dan cabang atletik.

Keinginan Bill Bowerman untuk selalu memberi solusi yang lebih baik and inovasi bisnis Phil Knight telah membuat Nike menjadi salah satu perusahaan yang paling menguntungkan dan terkenal di seluruh dunia. Pada tahun 2012, pendapatan Nike setahun mencapai lebih dari USD 24 milyar.

Nike juga sudah mengakuisisi dan menjual beberapa perusahaan di jalur mereka menuju kesuksesan. Salah satunya adalah Umbro. Saat ini, Nike memiliki 2 anak perusahaan, yaitu Converse Inc. dan Hurley International.

Nike juga mensponsori beberapa pemain sepakbola, tenis, dan basket, yang tentunya akan memakai sepatu khusus yang didesain bagi cabang olahraga mereka masing-masing.

Nike telah mempekerjakan lebih dari 44,000 orang di seluruh dunia dan merk dagang mereka diestimasi sebesar USD 10 milyar. Kesuksesan mereka adalah hasil dari inovasi yang terus menerus dan investasi yang tepat, sehingga menghasilkan profit sebesar ratusan juta dolar setiap tahunnya.

Posted on

Sepatu Futsal Nike MagistaX Pro: Ulasan Detail

Sepatu Futsal Nike MagistaX Pro : Sepatu futsal para playmaker dengan nuansa “street”

Halo masbro, setelah lama tidak menulis, kali ini kami akan membahas tentang sepatu futsal Nike MagistaX Pro yang walaupun sudah cukup lama beredar, namun sering beberapa dari teman saya masih bertanya: apa bedanya dengan Nike Magista Onda? Yuk kita lihat ulasan detailnya masbro! 😀

sepatu futsal nike magistax pro upper outsole
Sepatu futsal Nike MagistaX Pro menggunakan upper dari kulit sintetis, yang ternyata walaupun berbentuk seperti Nike Magista Onda, saya punya pendapat sendiri mengenai upper sepatu ini. Upper sepatu ini terasa lebih tebal dan nyaman di kaki, dan bagian berbahan mesh pada bagian belakang sepatu membuat sepatu ini lebih nyaman lagi, terasa lebih “adem” dan lembut di kaki. Yep, dengan Nike Magista Onda yang menggunakan material kulit sintetis sampai belakang dan bagian dalam sepatu, sepatu ini terasa lebih nyaman.

sepatu futsal nike magistax pro side

Namun, nilai negatifnya adalah: permukaan upper sepatu ini kurang halus dibandingkan sepatu Nike Magista Onda. Sebenarnya hal ini subjektif, namun sentuhan yang saya rasakan kurang natural dibandingkan Nike Magista Onda, dan tentu saja, masih kalah jika dibandingkan kulit natural seperti yang terdapat pada Nike Tiempo.

sepatu futsal nike magistax pro main

Pada bagian midsole, sepatu futsal Nike MagistaX Pro menggunakan Phylon yang tebal dan nyaman. Phylon yang digunakan cukup tebal, seperti yang terdapat pada sepatu Nike Tiempo Genio. Bagi para pemain yang suka dengan sepatu bersol tebal atau memiliki history cedera, pasti anda akan cocok dengan sepatu ini. Sedangkan bagi para pemain yang menyukai sepatu ceper, anda akan membutuhkan adaptasi selama beberapa kali pemakaian terlebih dahulu.

sepatu futsal nike magistax pro heel

Pada bagian outsole, sepatu futsal Nike MagistaX Pro menggunakan outsole dengan bahan karet non marking yang sangat lekat di kaki. Pola traksi yang digunakan sama persis seperti sepatu futsal Nike MercurialX atau HypervenomX, dan karet ini sepertinya sedikit lebih keras sehingga lebih tahan gesekan saat digunakan di lapangan aspal atau semen. Oh ya, sepatu ini diluncurkan dalam 2 bentuk outsole yaitu IC dan TF.

sepatu futsal nike magistax pro upper

Sepatu futsal Nike MagistaX Pro dijual dengan harga IDR 899.000,- namun bisa anda dapatkan dengan harga yang lebih murah di toko-toko online.

 

Posted on

Ilmu Sains Di Balik Jersey Sepakbola Nike, Adidas, dan Puma yang Ketat

Ilmu Sains Di Balik Jersey Sepakbola Nike, Adidas, dan Puma yang Ketat

Sumber: sporttechie.com

Sebagai penggemar sepakbola, pasti anda pernah menonton beberapa pertandingan World Cup 2014 kemarin kan? Pernahkah anda penasaran dengan alasan di balik betapa ketatnya jersey sepakbola tersebut? Apakah hal itu adalah “marketing gimmick” dari perusahaan-perusahaan ini, sekaligus memamerkan tubuh para pemain sepakbola yang berotot untuk menarik perhatian penonton? Percaya atau tidak, ada ilmu sains yang diterapkan pada jersey ini, dan Nike, Adidas serta Puma menerapkannya secara berbeda.

Mario Balotelli in the 2014 Italy Home Kit that features PUMA's PWR ACTV Technology
Mario Balotelli in the 2014 Italy Home Kit that features PUMA’s PWR ACTV Technology

Alasan pertama: Puma dan Adidas sekarang melengkapi jersey mereka dengan semacam tape yang diletakkan pada bagian depan, untuk membuat tubuh pemain lebih rileks dan merangsang otot perut untuk keseimbangan dan stabilitas. Selain itu, di bagian belakang kaos, terdapat tape juga di dekat bahu dan punggung bawah untuk meningkatkan stabilitas dan merangsang otot punggung. Nah, untuk memberikan kinerja maksimal, tape ini harus diletakkan seketat mungkin dengan tubuh pemain.

Namun, hal ini tidak disebabkan sepenuhnya karena tape tersebut. Compression shirts, sleeves, dan leggings digunakan oleh atlit dari seluruh dunia untuk memberikan support dan meningkatkan sirkulasi darah. Karena itu, jersey sepakbola dibuat ketat supaya dapat meningkatkan sirkulasi darah yang akan berpengaruh pada waktu pemulihan tubuh. Dan melihat frekuensi terjadinya kram dan otot yang tertarik pada saat pertandingan sepakbola, waktu pemulihan yang cepat sangatlah penting.

Nike, Adidas, dan Puma memiliki tingkat keketatan jersey yang sangat mirip, dan memberikan performa yang sama bagi para penggunanya walaupun jersey Puma selalu terlihat lebih ketat. Perbedaan jersey masing-masing perusahaan tersebut terletak pada material yang digunakan, Nike menggunakan material Dri-FIT untuk penyerapan keringat dan menjaga tubuh pemain darikelembaban cuaca, Puma menggunakan DryCELL yang berfungsi mirip dengan Nike, dan Adidas menggunakan material Adizero yang diklaim lebih ringan 40% daripada material sebelumnya, dengan ventilasi dan kompresi yang lebih baik.

Pada akhirnya, jika anda ingin membeli jersey, pilihlah jersey yang paling nyaman dan memiliki desain yang paling cocok dengan anda, karena teknologi ketiga perusahaan ini sudah sangat maju dan tidak terlalu berbeda dalam penerapannya.

Posted on

Tips Futsal dari Jurgen Klopp, The Normal One

Performa Liverpool kembali menanjak, dan Jurgen Klopp memiliki pengaruh yang sangat besar atas hal tersebut. Para pemain Liverpool sekarang terlihat sangat bersemangat dan menyatu, mungkin karena pengaruh karisma, energi, dan karakter pelatih Jerman yang terkenal dengan senyuman lebarnya itu. Dan tentu saja kelebihan Jurgen Klopp tidak hanya terletak pada karisma dan karakter yang menarik, namun ia juga memiliki kecerdasan sepakbola yang luar biasa.

Sumber : 5-a-side.com

Sesaat setelah Liverpool menang 4-1 dari Manchester City bulan November 2015 kemarin, Jurgen Klopp memberikan penjelasan mengenai “bentakan” nya kepada Emre Can dan Roberto Firmino, dan dari penjelasan yang ia utarakan terdapat 2 nasihat yang sangat konkrit dan dapat diaplikasikan di semua level kompetisi sepakbola atau futsal.

1) Jika anda tidak kuat untuk kembali ke posisi bertahan, jangan ikut-ikutan menyerang ke depan.

Emre Can menjadi korban pertama dari amarah Jurgen Klopp. Kesalahannya adalah: ikut menyerang ke depan. Jika kita melihat gaya permainan Klopp, sebenarnya Emre Can merupakan salah satu pemain dengan karakteristik yang sangat cocok. Apa sebenarnya yang menjadi masalah dengan permainan Can saat itu?

Berikut kutipan langsung dari Jurgen Klopp:

Emre seorang anak muda, ia masih penuh dengan emosi dan lain-lain, namun di saat anda sudah kelelahan di tengah pertandingan, jangan ikut menyerang apabila anda tidak kuat untuk kembali bertahan.

OK, jadi para gelandang atau defender hanya boleh ikut menyerang jika ia memiliki stamina yang cukup untuk kembali bertahan di belakang. Seringkali hal ini terjadi pada permainan futsal, seorang rekan setim ikut maju untuk membantu serangan, namun tidak pernah kuat untuk kembali bertahan saat diserang balik oleh lawan.

Klopp menggunakan istilah “emosi dan lain-lain” adalah versi yang halus, sebenarnya “lain-lain” seringkali berarti glory-hunting, tidak disiplin, dan malas.

Jadi, pesannya adalah sebagai berikut: sepakbola yang dimainkan di tim yang sukses selalu seimbang pada 2 sisi: menyerang dan bertahan, membuat kesempatan dan menghancurkan kesempatan lawan. Namun, seringkali pertahanan lebih berarti di saat-saat penting, dan pertahanan yang baik akan memberikan anda dasar yang kuat dan kesempatan untuk menyerang.

Ok, bagi para pemain futsal dimanapun anda berada, sebelum anda ikut menyerang, ingatlah kata-kata Klopp. Apabila anda tidak bisa kembali bertahan, jangan ikut menyerang.

Anda pikir: Saya harus ikut menyerang dan membantu rekan setim saya.

Klopp: Boleh-boleh saja, asalkan kamu harus berada di posisi semula saat lawan melakukan serangan balik.

2) Jangan ikut-ikutan mundur di saat yang salah

Apa yang diteriakkan Klopp kepada Firmino? Yang satu ini agak mengejutkan. Firmino justru dikritik karena terlalu banyak mundur untuk menjemput bola. OK, berikut ini adalah penjelasan Klopp:

Kami membutuhkan Firmino sebagai target man, namun ia malah turun ke bawah. Jadi saya bilang: “Bagaimana? Kita tidak bisa mengoper bola di depan dan menyerang karena tidak ada rekan disana, tolong tetap di posisi kamu.”

Yep, karena cedera yang dialami sebagian besar penyerang Liverpool, Firmino mengambil alih posisi striker, dan seharusnya menjadi target man. Sehingga kasusnya berbeda dengan Emre Can. Bukan berarti ada pemain yang tidak memiliki tanggung jawab bertahan loh, karena walaupun anda berada di posisi penyerang, anda harus berperan menjadi lini pertahanan pertama di saat tim anda kehilangan bola.

Namun yang menjadi masalah disini adalah di saat tim anda sedang menyerang, seorang pemain harus selalu berada di depan untuk menjadi target passing dan menciptakan ruang bagi rekan setimnya. Hal ini berlaku untuk futsal, mini soccer, bahkan sepakbola 11 orang. Di saat tim anda menyerang anda membutuhkan ruang sebanyak mungkin, baik secara horizontal (lebar) ataupun secara vertikal (kedalaman).

Attacking Depth 5-a-side Futsal

Lihat pada gambar di atas, di sisi sebelah kiri para pemain tim merah memiliki opsi operan yang lebih banyak, karena peran pemain X yang memberikan jarak lebih antara rekan setimnya dengan pemain bertahan lawan. Pada sebelah kanan, si pemain X melakukan kesalahan dengan mencoba menjemput bola, dan mempersempit ruang yang ada. Jika pemain X ingin menjemput bola seperti ini, rekannya (pemain merah di sebelah kiri X), harus bergantian maju ke depan untuk menciptakan ruang.

Itulah yang dikhawatirkan Klopp, area bermain anda menjadi terlalu sempit, dan tidak ada yang bisa dioper di lini pertahanan lawan. Di saat tim anda sedang menyerang, sangat penting untuk memiliki pemain yang berada di depan, untuk mengacaukan pertahanan lawan dan menciptakan ruang.

Anda pikir: Saya harus turun untuk menjemput bola.

Klopp says: No, no, no. Jika anda adalah pemain yang seharusnya berada di depan untuk membuka ruang saat menyerang, bersabarlah menunggu. Jangan terlalu sering menjemput bola, kami yang akan mengirimkannya kesana.

Posted on

TIPS : Belajar Trik Futsal dari Ricardinho dan Henmi Katsutoshi

Bagi anda yang sering bermain futsal dan menyukai permainan yang stylish dan dribble yang memukau, pasti sudah tidak asing dengan nama Ricardinho. Ricardinho adalah pemain futsal asal Portugal yang sangat terkenal karena gocekannya dan tekniknya yang luar biasa (passing, shooting, dan kecepatannya juga).

Baca juga : Ricardinho: Sang Pesulap asal Portugal

Saat Ricardinho bermain di klub futsal asal Jepang, Nagoya Oceans, dia sempat membuat sebuah video tutorial tentang cara melewati lawan-lawannya di lapangan. Pada video tersebut bukan hanya Ricardinho yang menunjukkan kelihaiannya, namun juga pemain futsal asal Jepang, Rafael Henmi Katsutoshi. Henmi juga adalah seorang pemain futsal kelas dunia, terbukti dari penampilannya di Piala Dunia Futsal bersama Timnas Jepang, dan sekarang bahkan dia sudah bergabung bersama klub futsal Portugal, SL Benfica. Dalam video ini, Ricardinho menunjukkan 5 trik “magis” yang biasa ia lakukan, sedangkan rekan setimnya di Nagoya Oceans saat itu, Henmi juga menunjukkan 2 trik yang tidak kalah kerennya. Berikut ini adalah videonya:

Sebenarnya trik-trik ini kurang dapat diterapkan pada permainan futsal aslinya, namun mungkin bisa saja anda pelajari dan terapkan saat menghadapi lawan yang memiliki kualitas fisik dan stamina di bawah anda. Ingatlah bahwa inti dari permainan futsal adalah kerjasama tim, bukan skill individu. Namun tidak ada salahnya untuk menonton video ini atau menerapkannya sesekali, karena trik-trik futsal yang dilakukan oleh mereka sangat luar biasa dan enak ditonton. 🙂

Posted on

TIPS : Posisi Apa yang Cocok untuk Saya? Panduan Posisi Pemain di Olahraga Futsal

Seringkali pertanyaan berikut diutarakan oleh pemain futsal, terutama yang masih pemula. “Apa posisi terbaik saya?”. Memang, setiap pemain pemula harus mempelajari posisi tertentu untuk dapat memainkan perannya dengan baik i lapangan. Bahkan jika anda adalah pemain futsal berpengalaman, anda tetap butuh waktu untuk menguasai cara bermain di posisi tertentu untuk dapat saling menyesuaikan dengan rekan satu tim. Proses tersebut dapat menjadi lebih cepat apabila anda mengerti kebutuhan dasar dari setiap posisi pemain, dan yang mana yang cocok dengan kelebihan atau kekurangan anda.

Sumber : 5-a-side.com

Apa saja posisi pemain di olahraga futsal?

Sebenarnya tidak ada posisi tetap di dalam olahraga futsal. Namun sudah menjadi rahasia umum bahwa di dalam lapangan, 4 pemain (selain kiper) memiliki role / peran masing-masing, walaupun mereka maju dan mundur bergantian. Posisi ini tergantung dari taktik dan formasi yang digunakan tim. Kira-kira, posisi pemain dalam olahraga futsal dibagi menjadi 5 kategori besar (kami tidak menuliskan posisi kiper, karena hal tersebut sudah tidak perlu dijelaskan) :

  1. Pivot / Target / Top Man / Striker (specialist)
  2. Midfielders / Wingers / Ala / Utility Players / Flank
  3. Last Man / Fixo / Stopper / Cierre (specialist)
  4. Attackers
  5. Defenders

Berikut ini adalah beberapa contoh yang dapat menggambarkan masing-masing posisi tersebut.

Pertama-tama, kita akan membahas formasi diamond / ketupat / 1-2-1:Positions in a 5-a-side diamond formation

1-2-1 adalah salah satu formasi yang paling sering digunakan dalam permainan futsal. Posisi ini menggunakan pivot / target man dan defender / last man, sehingga paling tidak, selalu ada pemain di depan atau belakang sebagai poros operan bola. Berikut ini penjelasan tentang masing-masing posisi:

1) Pivot / Target / Top Man / Striker

Pemain ini adalah pemain yang bertugas untuk memimpin serangan, dan memulai pertahanan. Tugas utama mereka adalah mengacaukan pertahanan lawan dan menjadi titik pusat dari serangan.

Istilah ‘pivot’ adalah yang paling sering digunakan untuk pemain ini. Hal ini dikarenakan mereka sering menerima bola dengan membelakangi gawang lawan, sehingga harus berputar / pivot melewati pemain lawan dan men-shooting bola. Namun mereka juga disebut sebagai ‘pivot’ karena semua rekannya akan bergerak di sekeliling pemain tersebut saat serangan dilakukan, dan pemain ini harus dapat mengalirkan bola kepada rekannya yang memiliki posisi lebih baik darinya. Walaupun tugas utama pivot adalah saat menyerang, namun mereka juga harus berperan sebagai lapisan pertama pertahanan dan melakukan pressing atau marking saat sedang diserang oleh lawan.

Hampir tidak ada tim yang bermain dengan 2 pivot, (walaupun ada sebuah tim yang memiliki 2 pemain yang bisa menjalankan peran ini dengan baik, dan mereka silih berganti melakukannya). Namun, banyak tim futsal yang bahkan tidak menggunakan pivot sama sekali, seperti sebuah tim yang menggunakan formasi 2-2. Namun apabila ada pemain yang dapat menjalankan peran ini dengan baik, serangan tim anda akan sangat terbantu.

Berikut ini adalah karakteristik pemain yang dibutuhkan dalam posisi pivot:

  • Dapat mengontrol bola dengan baik (tidak harus tinggi besar) saat ditekan oleh pemain bertahan lawan
  • Gerakan yang cepat, dan beberapa trik untuk melewati lawan
  • Kemampuan shooting yang cepat, keras, dan akurat
  • Pergerakan yang konstan untuk menciptakan ruang untuk menerima bola, kemampuan membaca permainan yang baik dan tanggap dalam menerima setiap operan yang diberikan padanya.

Baca juga : Pivot: Target Man dan Jantung Serangan dalam Permainan Futsal

2) Midfielders / Utility Players / Wingers / Ala / Flank

Pemain tengah sangat penting bagi sebuah tim, karena merekalah motor sebuah tim dalam serangan dan bertahan sekaligus. Apabila mereka tidak memiliki energi yang cukup, maka tugas seorang pivot dan last man akan terasa sulit, sebaik apapun mereka. Tanggung jawab pemain tengah adalah: memberikan support bagi pivot dalam menyerang dengan ikut memberi opsi untuk operan dan membuka ruang, dan membantu last man menutup ruang bagi pemain lawan saat bertahan. Karena tanggung jawab yang besar ini, pemain tengah harus memiliki stamina yang kuat, kemampuan pengambilan keputusan yang baik, juga disiplin yang tinggi. Di saat anda memiliki pemain tengah yang baik, sebuah tim akan terasa sangat “menyetel” dan dapat mengalirkan bola serta bertahan dengan kompak.

Berikut adalah karakteristik pemain tengah yang baik:

  • Stamina yang cukup untuk melakukan serangan dan pertahanan sekaligus sepanjang permainan.
  • Kemampuan pengambilan keputusan yang baik, karena hal ini sangat mempengaruhi kapan saat yang baik untuk maju, atau tetap di belakang dan membantu pertahanan.
  • Passing yang cepat, kuat, dan akurat, karena mereka akan sering melakukan one two, atau melakukan passing sambil terus bergerak mengacaukan lawan.
  • Shooting yang baik untuk memanfaatkan kesempatan yang tercipta dari pergerakan mereka.
  • Kemampuan teknis yang seimbang, baik dalam penyerangan maupun pertahanan.

Kami akan menulis tips untuk pemain tengah dalam artikel selanjutnya, karena posisi ini adalah salah satu yang paling sulit untuk dimainkan.

3) Last Man / Fixo / Stopper / Cierre

Pemain last man adalah pemain yang hampir selalu berada di paling belakang, baik saat menyerang maupun bertahan. Prioritas terutama last man adalah menjadi pelindung dari kiper dan mematikan pivot lawan. Namun, mereka seringkali juga menjadi playmaker saat menguasai bola, dan di saat lawan lengah, justru menjadi pemain yang paling mengancam pertahanan lawan dengan tembakan jarak jauh atau dribbling dan operan terobosannya.

Posisi mereka yang berada di belakang memberikan kesempatan bagi mereka untuk memantau permainan lebih baik daripada pemain lainnya. Biasanya pemain last man yang baik justru dapat menjadi otak permainan dan pemimpin bagi para pemain lainnya.

Karakteristik yang diperlukan oleh seorang pemain last man:

  • Disiplin dalam bertahan – Anda harus tahu tanggung jawab utama anda adalah bertahan, dan tidak boleh sok pahlawan.
  • Kekuatan dan Kecepatan – untuk mematikan para penyerang lawan
  • Kemampuan membaca Permainan – memotong serangan lawan sebelum tercipta, dan menjadi playmaker dan opsi passing di saat menyerang.
  • Komunikasi yang baik – untuk memberikan petunjuk kepada rekan setim, terutama di saat bertahan.

Baca juga: Last Man : Pemain Bertahan dan Jendral Lapangan dalam Permainan Futsal

Selain ketiga posisi di atas, ada juga posisi lainnya yang lebih general. Pada formasi 2-2, setiap pemain harus memiliki kemampuan teknis dan taktis yang seimbang. Tim futsal yang mengadopsi pemain ini harus memiliki 4 orang pemain yang dapat bermain seperti gelandang / pemain tengah, dapat menyerang dan bertahan saat dibutuhkan.
5-a-side square formation positions

Untuk formasi 2-2, para pemain sebenarnya melakukan tugas yang mirip dengan penjelasan di atas, namun disini 2 pemain lebih bermental menyerang dan 2 pemain lainnya lebih bermental bertahan, dan mereka harus mengisi kekurangan pemain tengah dengan cara melakukan tugas dan peran silih berganti satu sama lain, atau permainan akan sulit berkembang.

4) Attackers

Seperti namanya, pemain penyerang ini bertanggung jawab untuk menembus pertahanan lawan, namun mereka tidak memiliki tanggung jawab seperti seorang pivot. 2 pemain penyerang ini terkadang maju ke depan bersamaan, atau secara bergantian, supaya membingungkan pertahanan lawan. Dikarenakan tidak adanya pemain tengah, kedua pemain ini memiliki tanggung jawab yang sama untuk melakukan pressing saat kehilangan bola, dan ikut mundur ke belakang saat melakukan pertahanan. Jika kedua pemain ini bergerak terus dalam penyerangan dan pertahanan, maka permainan akan menjadi statis, setiap serangan akan mudah dipatahkan oleh lawan, serta lawan akan dengan mudah “mengeroyok” pertahanan.

Berikut ini karakteristik pemain penyerang yang baik:

  • Kemampuan teknis yang baik – kontrol bola yang baik sangat penting untuk mempertahankan penguasaan bola
  • Passing yang cepat dan tepat – dikarenakan posisi lapisan penyerangan dan pertahanan yang lebih sedikit, mereka harus banyak bergerak untuk menciptakan peluang.
  • Shooting yang baik untuk memanfaatkan kesempatan yang tercipta dari pergerakan mereka.
  • Akselerasi dan kecepatan untuk melakukan pergerakan eksplosif
  • Dribbling untuk melewati pemain lawan

5) Defenders

Pemain bertahan dalam formasi 2-2 juga mirip dengan last man, namun kedua pemain ini bekerjasama sebagai sebuah unit. Saat menyerang, salah satu dari mereka akan maju membantu penyerangan, dan satu lagi akan menjalankan tugas sebagai last man. Keuntungannya adalah fleksibilitas dalam bertahan maupun menyerang, jika salah satu maju untuk memotong bola dari lawan, yang satu dapat memberikan “cover” di belakang pemain bertahan lainnya. Begitu juga dalam menyerang. Jumlah pemain bertahan yang berlebih ini adalah pedang bermata dua, jika dimanfaatkan dengan baik dapat sangat ampuh, namun satu kesalahpahaman diantara mereka dapat berakibat fatal.

Berikut ini adalah karakteristik pemain bertahan:

  • Disiplin dalam bertahan – Anda harus tahu tanggung jawab utama anda adalah bertahan, dan tidak boleh sok pahlawan.
  • Kekuatan dan Kecepatan – untuk mematikan para penyerang lawan
  • Kemampuan membaca Permainan – memotong serangan lawan sebelum tercipta, dan menjadi playmaker dan opsi passing di saat menyerang.
  • Komunikasi yang baik – untuk memberikan petunjuk kepada rekan setim, terutama di saat bertahan.

Kurang lebih, penjelasan di atas sudah mencakup semua posisi pemain yang umumnya terdapat pada olahraga futsal. Di bawah adalah salah satu contoh lain penggunaan pemain-pemain di atas dalam formasi yang berbeda:

5-a-side formations and positions examples

Posisi Apa yang Cocok untuk Saya?

Posisi yang paling cocok dengan anda biasanya adalah posisi yang paling anda sukai. Namun, bisa saja anda hanya subjektif karena menyukai posisi tersebut, padahal ada posisi lain yang lebih cocok untuk anda. Anda harus melihat juga kemampuan anda secara relatif dengan rekan satu tim anda. Tanyakan kepada rekan atau pelatih, apa yang menjadi kelebihan anda, dan bagaimana meningkatkan kemampuan anda supaya dapat memainkan posisi tersebut dengan baik.

Salah satu trik lainnya adalah dengan menerapkan rotasi saat bermain, setelah anda mencoba semua posisi di depan, belakang, ataupun tengah, anda akan mulai mengerti prinsip bermain di posisi tersebut secara praktek. Setelah beberapa kali bermain, anda akan mulai melihat yang mana yang paling cocok untuk anda. Pada akhirnya, setiap pemain futsal yang baik harus bisa menguasai menyerang dan bertahan sekaligus, bukan hanya salah satunya.

Sepertinya Saya Memainkan Posisi yang Berbeda dalam Tim Futsal Saya?

Penjelasan di atas hanyalah panduan awal untuk posisi pemain dalam olahraga futsal, namun variasi taktik dalam tim sangat luas dan tidak menutup kemungkinan adanya posisi-posisi baru. Secara praktek, setiap pemain dan tim futsal itu unik dan memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Hal ini akan menyebabkan pemain melakukan adaptasi dengan posisi, taktik tim, serta kemampuan setiap individu di dalam timnya, sehingga terbentuk posisi-posisi baru di dalam olahraga futsal.

Apabila anda memainkan posisi di dalam tim yang belum ada dalam penjelasan kami, akan sangat menarik apabila anda berbagi dengan fasilitas comment di bawah 🙂

Posted on

Nike Magista Onda IC : Sepatu Futsal untuk Pemain dengan Sentuhan Magis

Sepatu Futsal Nike Magista Onda adalah sepatu futsal produksi Nike yang adalah sepupu dari sepatu sepakbola Nike Magista Obra. Pada versi sepakbola, sepatu ini didesain khusus untuk para pemain playmaker yang memiliki sentuhan magis, seperti Andres Iniesta, Mario Gotze, dsb. Sepatu futsal ini juga sudah diproduksi oleh Nike dalam versi top grade : yaitu Nike Magista X Proximo yang akan menggantikan posisi sepatu futsal Nike Lunar Gato. Namun, tidak seperti sepatu sepakbolanya yang langsung populer, sepatu ini belum terkenal di kalangan para pemain futsal walaupun cukup mengundang beberapa pemain yang ingin tahu tentang rasa sepatu futsal tersebut. Berkesempatan mencoba sepasang, saya akan mencoba menulis ulasan bagi para pemain yang mungkin ingin membeli sepatu futsal Nike Magista Onda ini.

Sepatu futsal Nike Magista Onda terbuat dari upper kulit sintetis yang dinamakan “Trophy” oleh Nike. Bahan upper yang digunakan mirip dengan sepatu futsal Nike Hypervenom Phelon, namun lebih terasa empuk. Ada sedikit perasaan ‘tebal’ dan ‘aman’ di dalamnya, dan sanggup memberikan proteksi bagi anda saat melakukan passing atau shooting yang keras, serta jika terkena injakan pemain musuh. Selain itu, bentuk tekstur yang terdapat pada upper sepatu dan bentuk tali yang dibuat menyamping juga memberikan permukaan yang lebih besar bagi pemain untuk melakukan dribbling dengan leluasa menggunakan sepatu futsal Nike Magista Onda. Namun, seorang penggemar sepatu berbahan kulit asli secara subjektif tidak akan terlalu menyukai upper sepatu ini, karena tidak selentur dan lebih licin dari kulit asli.

Untuk bagian midsole sepatu futsal Nike Magista Onda menggunakan EVA foam, sesuatu yang agak berbeda, mengingat sepatu futsal Nike Gato dan Tiempo Genio menggunakan bahan Phylon untuk midsole. Sebenarnya perbedaan kualitas shock absorption / peredaman benturan yang dihasilkan tidak terlalu beda jauh, namun bahan EVA akan menyusut lebih cepat daripada bahan Phylon. Bagi pemain yang menyukai sepatu high profile, hal ini berarti adalah kekurangan durabilitas sepatu. Namun bagi pemain yang menyukai bentuk sepatu yang low profile / ceper, justru menjadi kelebihan tersendiri karena sepatu ini akan terasa ceper lebih cepat daripada Nike Tiempo / Gato yang harus menunggu agak lama. Untuk bagian outsole seperti sepatu futsal Nike lainnya, sepatu futsal Nike Magista Onda menggunakan non-marking rubber yang akan memberikan performa terbaik di lapangan datar.

Untuk sizing sepatu, disarankan untuk membeli setengah size di atas size anda, karena sepatu ini terasa ramping (seperti Nike Gato, apabila anda menggunakan size US 9.5 / EUR 43 / 27.5 cm, anda akan lebih cocok menggunakan size US 10 / EUR 44 / 28 cm). Sepatu futsal Nike Magista Onda IC dijual di Indonesia dengan harga retail Rp 999rb / 1 juta, namun anda dapat membelinya di online shop dalam kisaran harga Rp 800rb, bahkan untuk model yang sudah agak lama, seperti warna turquoise, volt (edisi world cup), dan hitam (edisi stealth pack) anda dapat mendapatkan harga kisaran Rp 450-600rb.

Apakah anda memiliki sepatu futsal Nike Magista Onda? Apa pendapat anda? Silahkan berbagi melalui fasilitas comment di bawah 🙂

Posted on

TIPS : Beli Sepatu Futsal, Lebih Baik Sol Ceper atau Tinggi?

Seringkali hal ini menjadi topik pembicaraan diantara teman-teman futsal saya. Sebagian teman saya selalu bertanya sebelum membeli sepatu futsal, “bawahnya ceper nggak?”. Berikut kami akan berikan penjelasan singkat tentang perbedaan bentuk sepatu futsal ini.

image

Sol Ceper / Low Profile Shoe
Sepatu futsal dengan sol ceper adalah sepatu futsal yang dirancang untuk pemain yang menginginkan sensasi bermain tanpa sepatu / “nyeker”. Sepatu ini biasa dilengkapi dengan upper yang tipis, untuk memaksimalkan pergerakan pemain. Bentuk sepatu futsal yang low profile ini juga memudahkan pemain dalam melakukan chip atau mencungkil bola. Namun, segala kemudahan tersebut hadir tentu dengan keterbatasan tersendiri. Biasanya sepatu ini tidak tahan lama dan agak sakit jika dipakai untuk menendang bola. Selain itu, pemain dengan cedera tertentu : (lutut, tumit, dsb) biasanya lebih rentan untuk kambuh. Pemain yang bertubuh besar atau berberat badan lebih, juga akan merasa tidak nyaman saat bermain dlm waktu yang lama.
Adidas-Ace-15-1-Boost-Football-Shoes (4)

Sol tebal / high profile shoe
Sepatu futsal dengan sol tebal dirancang untuk pemain yang menginginkan perlindungan dan kenyamanan saat berlari dan melakukan tendangan keras dan concong. Namun tidak semua sepatu dengan sol tebal memiliki upper yang tebal juga (contoh : Nike Magista, Joma Super Regate). Bentuk sepatu yang tebal dan agak tinggi membantu saat melakukan passing dan shooting, biasanya tenaga yang dihasilkan akan lebih besar. Namun kekurangannya adalah sepatu ini akan mengurangi kemampuan chipping bola, dan tidak akan seringan sepatu ceper. Selain itu untuk pemain yang tidak biasa memakai sepatu ini akan mengalami kesulitan saat melakukan dribbling. Dan ada beberapa kasus di antara teman-teman futsal saya yang mengalami cedera ankle karena sepatunya terlalu tinggi, sehingga ia tidak bisa mengatur keseimbangan tubuhnya.

Ringkasan

Pilihlah sepatu futsal yang sesuai dengan karakteristik permainan dan kesehatan anda. Tidak jarang saya mendengar pemain yang sebelumnya menggunakan sepatu ceper dapat beradaptasi saat menggunakan sepatu yang agak tebal, dan sebaliknya. Pada akhirnya sepatu adalah alat penunjang performa dan keamanan dari pemain, dan hal ini adalah hal yang subjektif. Jangan pilih sepatu karena hanya ikut-ikutan trend, tapi pelajarilah sepatu futsal dan manfaatnya terhadap karakteristik bermain anda, juga kesehatan kaki anda.

Posted on

Joma Top Flex : Sepatu Futsal Legendaris dari Spanyol

Joma adalah sebuah perusahaan perlengkapan olahraga yang masih tergolong kecil apabila dibandingkan dengan Adidas dan Nike, namun kualitas perlengkapan yang diproduksinya sangat fenomenal, terutama di ranah olahraga futsal. Beberapa situs review dari luar negeri selalu memberikan rating yang luar biasa untuk sepatu futsal Joma, terutama untuk sepatu futsal Joma Top Flex.

Sumber : Joma Sport

Sepatu Futsal Joma Top Flex ini adalah seri andalan Joma untuk olahraga futsal, dan sangat populer di kalangan para pemain professional seperti Neto dan Rafael Rato (Brazil), Cirilo dan Eder Lima (Russia), serta Borja, Alex, dan Fabio (Spanyol). Tahun 2014, Joma kembali meluncurkan pembaruan dari Sepatu Futsal Joma Top Flex. Walaupun sudah cukup lama, namun berhubung ulasan di internet masih sedikit, kami tetap akan menuliskan ulasan tentang sepatu ini bagi yang belum mencoba membelinya.

Sepatu Futsal Joma Top Flex terkenal dengan fleksibilitasnya. Anda dapat melipat sepatu tersebut menjadi 2 seperti video di bawah:

Dari segi desain, sepatu futsal Joma Top Flex benar-benar dibuat berdasarkan permainan futsal. Sejak tahun 2014, sepatu futsal Joma Top Flex memiliki 2 jenis upper, yaitu sintetis dan kulit asli. Kulit asli tetap memiliki keuntungan lebih dalam kenyamanan, namun sepatu Joma Top Flex sintetis unggul dalam segi harga. Pada bagian depan sepatu, terdapat pelindung dari bahan PVC dan suede untuk membantu melindungi kaki saat melakukan tendangan toe punt / concong. Selain itu, pada bagian tumit, sepatu ini juga dilengkapi dengan external heel counter untuk menjaga stabilitas tumit.

Untuk bagian ankle dan lining, sepatu joma juga dilengkapi dengan bahan mesh untuk memberikan kesan ringan dan “adem”, walaupun banyak pengguna yang merasa panas dengan insole sepatu joma, setelah pemakaian sekitar 1 jam.

Untuk bagian midsole sepatu futsal Joma Top Flex, Joma menggunakan Phylon yang sangat efektif meredam benturan antara kaki dengan lapangan saat berlari. Selain itu sol karet yang digunakan Joma sangatlah halus, sepertinya tidak menggunakan campuran bahan plastik sama sekali di dalamnya, sehingga semakin menambah daya serap benturan, dan menjadikan sepatu ini super fleksibel dan memberikan pijakan yang mantap, lebih mantap daripada sepatu-sepatu lain seperti buatan Nike atau Adidas.

Sepatu futsal Joma Top Flex dijual dengan harga Rp 400-500rb di Indonesia. Dengan harga sepatu ini yang tergolong murah dan kualitasnya yang mengalahkan bahkan sepatu futsal Nike dan Adidas kelas atas, kami sangat merekomendasikan sepatu ini.

PENTING : Sizing sepatu ini terkenal lebih panjang daripada ukuran sepatu futsal lainnya, sekitar 0.5-1cm. Apabila kaki anda termasuk tipe kaki ramping, anda dapat mengambil size kaki sesuai ukuran centimeter anda (misal : Nike 44 : US 10 : 28 cm, anda dapat membeli Joma 42 : US 8.5 : 28 cm). Namun, jika kaki anda termasuk tipe kaki lebar, anda lebih baik menambahkan 0.5-1 cm dari ukuran kaki anda saat membeli sepatu Joma (contoh : Nike 44 : US 10 : 28 cm, anda lebih baik membeli Joma 42.5 : US 9 : 28.5 cm, atau 43 : US 9.5 : 29 cm.). Atau jika anda ingin mengikuti petunjuk reviewer dari luar negeri, anda cukup melihat size US nya saja, cukup anda kurangi 1 nomor penuh atau setengah nomor.

Baca juga : Joma Top Flex Review

Apakah anda memiliki sepatu Joma Top Flex? Bagaimana pendapat anda tentang sepatu ini? Berikan komentar anda melalui fasilitas comment di bawah! 🙂