Posted on

Asal Usul dan Sejarah Brand Adidas

Sejarah Brand Adidas

Adidas adalah salah satu brand ternama di dunia olahraga, terutama sepakbola. Berada di peringkat 61 brand terbaik dunia, Adidas merupakan salah satu raksasa di industri olahraga. Adidas dikenal atas produk olahraganya seperti kaos, sepatu, tas, dan aksesoris yang berkualitas tinggi.

Pendiri

Adolf_Dassler

Adolf “Adi” Dassler mendirikan pabrik sepatu bersama adiknya pada tahun 1924 dan menyebutnya “Dassler Brothers Shoe Factory”.

Pada akhirnya, kedua saudara ini berpisah dan mendirikan dua perusahaan yang berbeda, yaitu Adidas dan Puma. Sampai hari ini, Adidas terus berkembang dan menjadi perusahaan manufaktur produk olahraga terbesar kedua di tahun 2012.

Sejarah

Nama dari perusahaan olahraga ternama asal Jerman ini sebenarnya adalah singkatan dari nama pendirinya, yaitu Adolf- Adi Das- ler. Selain itu, Adidas sendiri memiliki akronim “All Day I Dream About Sports” hanyalah ciptaan saja, bukan makna asli dari brand ini. Adolf Dassler terus mengelola Adidas, yang ternyata dalam perjalanannya harus berpisah jalan dengan adiknya, yang mendirikan salah satu perusahaan olahraga ternama juga, yaitu Puma.

Tahun-tahun awal

Perseteruan besar terjadi antara Adidas dan Puma, perusahaan yang didirikan oleh adik Adolf Dassler. Kedua saudara ini tidak pernah berdamai, persaingan mereka sangat intens dan panas. Walaupun akhirnya mereka berdua dimakamkan di tempat pemakaman yang sama, kuburan mereka diletakkan berjauhan satu sama lain.

Walaupun terjadi persaingan besar dengan Puma dan beberapa brand besar lainnya, Adidas terus mengeluarkan ide-ide inovatif dan strategi yang sukses meningkatkan reputasi mereka, bahkan mengalahkan beberapa perusahaan saingan lainnya seperti Reebok, Taylormade Golf, dan Rockport.

CEO

HERZOGENAURACH, GERMANY - APRIL 20: Carlos Alberto Parreira, head coach of the South African national football team, Herbert Hainer, CEO of Adidas, and Franz Beckenbauer (L-R) pose with the players of Bafana Bafana during the presentation of the FIFA World Cup 2010 Final Matchball at the brand center of the Adidas headquarter on April 20, 2010 in Herzogenaurach, Germany. (Photo by Alex Grimm/Getty Images for Adidas) *** Local Caption *** Carlos Alberto Parreira;Herbert Hainer;Franz Beckenbauer

Herbert Hainer adalah CEO dari adidas-group AG, dan Chairman dari Executive Board. Igor Landau adalah Chairman dari perusahaan ini. Foto Herbert Hainer di atas diambil di “markas besar” Adidas yang terletak di Herzogenaurach, Jerman.

Saat Ini

562px-Adidas_Logo.svg

Sempat terkenal dengan slogan “Impossible is Nothing”, Adidas sejak Piala Dunia 2014 lalu berganti slogan menjadi “All In or Nothing”. Slogan ini sangat cocok dengan Adidas, yang dikenal dengan totalitas mereka, terutama dalam olahraga sepakbola. Bahkan banyak pelanggan setia mereka yang menilai bahwa sebenarnya Adidas unggul dari Nike dalam segi kualitas, namun Nike unggul dari segi desain sehingga lebih diterima publik.

Sampai Adidas terus berkembang dengan passion terhadap olahraga yang luar biasa dan ide-ide inovatif, dan walaupun tidak memiliki pasar yang sebesar Nike, mereka memiliki pelanggan yang jauh lebih loyal menurut survey.

Milestones dan Pencapaian

Pakaian olahraga pertama Adidas merupakan koleksi Franz Beckenbauer, yang diproduksi tahun 1967. Namun, tokoh masa kini seperti Zinedine Zidane, Michael Ballack, Allyson Felix dan Lionel Messi juga sudah menjadi icon Adidas. Adidas juga sudah merambah cabang blahraga lain seperti basket, golf, tenis, cricket, rugby, skateboarding, dan gymnastic. Namun fokus utama Adidas tetaplah pada sepatu dan perlengkapan sepakbola.

maxresdefault

Adidas mensponsori beberapa klub sepakbola dan tim nasional seperti Jerman, Spanyol, Bayern Munich, AC Milan, Chelsea, dan Real Madrid. Selain itu, perusahaan ini juga menggaet pemain yang sukses sebagai ikon mereka.

Saat ini, Adidas telah memiliki 1000 toko di seluruh dunia dan mencapai kesuksesan yang luar biasa. Marketing campaign yang mereka lakukan lewat video dan sarana lainnya sukses meningkatkan penjualan mereka, terutama di tahun 2016 ini. Adidas tidak hanya menjadi wajah dari fashion dan olahraga, namun juga telah menyatukan image dari olahraga, street, pop culture, musik, dan fashion secara keseluruhan.
Posted on

Ilmu Sains Di Balik Jersey Sepakbola Nike, Adidas, dan Puma yang Ketat

Ilmu Sains Di Balik Jersey Sepakbola Nike, Adidas, dan Puma yang Ketat

Sumber: sporttechie.com

Sebagai penggemar sepakbola, pasti anda pernah menonton beberapa pertandingan World Cup 2014 kemarin kan? Pernahkah anda penasaran dengan alasan di balik betapa ketatnya jersey sepakbola tersebut? Apakah hal itu adalah “marketing gimmick” dari perusahaan-perusahaan ini, sekaligus memamerkan tubuh para pemain sepakbola yang berotot untuk menarik perhatian penonton? Percaya atau tidak, ada ilmu sains yang diterapkan pada jersey ini, dan Nike, Adidas serta Puma menerapkannya secara berbeda.

Mario Balotelli in the 2014 Italy Home Kit that features PUMA's PWR ACTV Technology
Mario Balotelli in the 2014 Italy Home Kit that features PUMA’s PWR ACTV Technology

Alasan pertama: Puma dan Adidas sekarang melengkapi jersey mereka dengan semacam tape yang diletakkan pada bagian depan, untuk membuat tubuh pemain lebih rileks dan merangsang otot perut untuk keseimbangan dan stabilitas. Selain itu, di bagian belakang kaos, terdapat tape juga di dekat bahu dan punggung bawah untuk meningkatkan stabilitas dan merangsang otot punggung. Nah, untuk memberikan kinerja maksimal, tape ini harus diletakkan seketat mungkin dengan tubuh pemain.

Namun, hal ini tidak disebabkan sepenuhnya karena tape tersebut. Compression shirts, sleeves, dan leggings digunakan oleh atlit dari seluruh dunia untuk memberikan support dan meningkatkan sirkulasi darah. Karena itu, jersey sepakbola dibuat ketat supaya dapat meningkatkan sirkulasi darah yang akan berpengaruh pada waktu pemulihan tubuh. Dan melihat frekuensi terjadinya kram dan otot yang tertarik pada saat pertandingan sepakbola, waktu pemulihan yang cepat sangatlah penting.

Nike, Adidas, dan Puma memiliki tingkat keketatan jersey yang sangat mirip, dan memberikan performa yang sama bagi para penggunanya walaupun jersey Puma selalu terlihat lebih ketat. Perbedaan jersey masing-masing perusahaan tersebut terletak pada material yang digunakan, Nike menggunakan material Dri-FIT untuk penyerapan keringat dan menjaga tubuh pemain darikelembaban cuaca, Puma menggunakan DryCELL yang berfungsi mirip dengan Nike, dan Adidas menggunakan material Adizero yang diklaim lebih ringan 40% daripada material sebelumnya, dengan ventilasi dan kompresi yang lebih baik.

Pada akhirnya, jika anda ingin membeli jersey, pilihlah jersey yang paling nyaman dan memiliki desain yang paling cocok dengan anda, karena teknologi ketiga perusahaan ini sudah sangat maju dan tidak terlalu berbeda dalam penerapannya.

Posted on

Specs : Brand Sepatu Futsal asal Indonesia Berkualitas Internasional

sepatu futsal specs metasala spike upper

Setelah selama ini hanya membahas sepatu futsal dengan brand Internasional seperti Nike dan Adidas, kali ini kami akan melihat ke tanah air. Dari Indonesia, ada sebuah brand yang terus melejit selama beberapa tahun terakhir, yaitu Specs. Specs adalah brand sepatu olahraga yang diluncurkan pada tahun 1980, oleh PT. Panarub Industry. Sebenarnya kisaran tahun 2000 awal, sepatu sport Specs tidak terlalu ngetop, bahkan dianggap sepatu kelas bawah. Namun seperti semua perusahaan hebat, setiap tahun Specs terus melakukan inovasi terbaru, dan pada akhirnya menghasilkan sepatu futsal yang pertama kali mendongkrak nama Specs menjadi salah satu yang dominan di pasar Indonesia adalah Specs Accelerator Bafana.

C360_2014-01-10-16-56-38-192_zps83984681

Sepatu futsal Specs tersebut diluncurkan dekat dengan event Piala Dunia 2010, dan terkenal sebagai sepatu futsal pertama buatan Indonesia yang memiliki tingkat kenyamanan yang baik dengan harga yang sangat terjangkau. Seri sepatu futsal tersebut disebut-sebut dapat dibandingkan dengan sepatu futsal Nike Mercurial, dari kualitas dan bahan yang digunakan. Tidak hanya itu, Specs mulai mensponsori event-event futsal dan pemain professional untuk memakai sepatu mereka. Dan hasilnya tidak buruk, nama Specs semakin membesar, dan muncul di dalam negeri sebagai pilihan sepatu futsal yang baik.

Melihat kesuksesan yang didapat dari seri sepatu futsal Specs Accelerator, Specs pun meneruskan seri sepatu futsal tersebut, dan juga memproduksi seri sepatu futsal El Classico dan Swervo yang akhirnya juga meledak di pasaran. Sepatu futsal Specs Accelerator dirancang untuk pemain yang mengutamakan akselerasi maksimal, Swervo untuk pemain yang mengutamakan kekuatan & kontrol bola, serta El Classico adalah seri heritage, untuk pemain futsal yang mengutamakan kenyamanan dan penampilan yang elegan.

Sampai tahun 2015 ini, sepatu futsal Specs terus mengalami peningkatan dalam segi bahan dan kualitas yang digunakan, namun juga harga (tentu saja seiring kualitas dan waktu). Namun kiprah Specs di pasar sepatu futsal Indonesia tidak memudar, bahkan terus meningkat. Seri sepatu futsal Specs Accelerator dan Swervo terus berjaya dengan lahirnya Specs Accelerator Spyder dan Specs Swervo Shark. Selain itu, seri sepatu futsal Specs Cyanide (yang memiliki tekstur seperti sepatu futsal Nike Hypervenom) juga diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan pemain yang mengutamakan akurasi dan presisi.

Yang lebih hebat lagi, sepatu futsal Specs yang diluncurkan pada tahun 2015 sudah menggunakan teknologi Phylon untuk peredam benturan yang dilengkapi dengan FlexiArc sehingga memiliki fleksibilitas yang bagus, serta teknologi khusus Indonesia : Vertecs, yang membantu bentuk sepatu untuk mengikuti kaki pemain, sehingga akan memberikan fit dan grip yang maksimal.

Berikut ini adalah sejarah dari brand Specs :

1980:SPECS diluncurkan oleh PT. Panarub Industry
1980 – 1986:Pelopor dalam teknologi Cold Cementing, merupakan pemimpin pasar dalam sepatu Jogging di Indonesia (masa keemasan)
1994:PT. Panatrade Caraka didirikan sebagai perusahaan independen yang berfungsi sebagai pemasar bagi merek SPECS. Konsep Pop-Sport dilahirkan.
1994:Mulai fokus memproduksi sepatu sepakbola dan menjadi pemimpin pasar hingga saat ini
1997:Menerima Sertifikat ISO-9001 dari Lloyd Register Quality Assurance untuk Quality Management System
2001:Reorientasi & Reposisi merek SPECS: pembentukan Ideologi Inti, Visi, Misi dan Strategy Pemasaran dari SPECS
2002:SPECS Running kembali dengan teknologi RUBFLECS yang luar biasa sukses hingga saat ini
2003:SPECS Concept Store sekaligus Showroom SPECS pertama dibuka di Pasaraya Grande sebagai bagian dari usaha mengkomunikasikan SPECS sebagai merek olahraga bergengsi serta dalam rangka lebih mendekatkan diri kepada konsumen setianya. Selanjutnya perkembangan Counter dan Toko SPECS terus melaju seiring dengan perkembangan bisnisnya yang semakin besar
2003:SPECS semakin memperlebar kategori sport dengan memasuki segmen Badminton, serta memperluas kategori produk ke Apparel (T-Shirt, Training Suits, Topi, Kaos kaki, dll) dan Hardware (Tas) untuk semakin memperkuat brand positioningnya sebagai merek olahraga
2004:SPECS memasuki kategori sport baru yaitu Taekwondo yang sedang  trend ketika itu sebagai sport lifestyle shoes
2005:Menjadi salah satu merek utama dalam kategori Badminton dan Taekwondo di pasar Indonesia
2006:Memperluas jaringan pemasarannya ke Malaysia dan Singapura
2008:SPECS menjadi pemimpin pasar sepatu Futsal di Indonesia
2009:PT. Panatrade Caraka ditunjuk sebagai distributor nasional untuk merek sepatu lifestyle papan atas Indonesia yaitu PIERO. Tahun ini juga SPECS berekspansi pasar ke Australia (Sydney)

Metasala spike 400497 429800 1

Melihat perkembangan Specs pada ranah futsal Indonesia, tampaknya mereka akan terus meningkat seiring waktu. Sayang, Specs sendiri sepertinya tidak terlalu berfokus pada publikasi, hal ini terlihat dari belum banyak media yang mengulas keunggulan sepatu futsal Specs secara mendetail. Bahkan website Specs sendiri tidak memiliki keterangan yang mendetail tentang produk mereka. Semoga beberapa waktu ke depan, kami dapat menuliskan ulasan dan review tentang sepatu futsal Specs.

Posted on

TIPS : Belajar Trik Futsal dari Ricardinho dan Henmi Katsutoshi

Bagi anda yang sering bermain futsal dan menyukai permainan yang stylish dan dribble yang memukau, pasti sudah tidak asing dengan nama Ricardinho. Ricardinho adalah pemain futsal asal Portugal yang sangat terkenal karena gocekannya dan tekniknya yang luar biasa (passing, shooting, dan kecepatannya juga).

Baca juga : Ricardinho: Sang Pesulap asal Portugal

Saat Ricardinho bermain di klub futsal asal Jepang, Nagoya Oceans, dia sempat membuat sebuah video tutorial tentang cara melewati lawan-lawannya di lapangan. Pada video tersebut bukan hanya Ricardinho yang menunjukkan kelihaiannya, namun juga pemain futsal asal Jepang, Rafael Henmi Katsutoshi. Henmi juga adalah seorang pemain futsal kelas dunia, terbukti dari penampilannya di Piala Dunia Futsal bersama Timnas Jepang, dan sekarang bahkan dia sudah bergabung bersama klub futsal Portugal, SL Benfica. Dalam video ini, Ricardinho menunjukkan 5 trik “magis” yang biasa ia lakukan, sedangkan rekan setimnya di Nagoya Oceans saat itu, Henmi juga menunjukkan 2 trik yang tidak kalah kerennya. Berikut ini adalah videonya:

Sebenarnya trik-trik ini kurang dapat diterapkan pada permainan futsal aslinya, namun mungkin bisa saja anda pelajari dan terapkan saat menghadapi lawan yang memiliki kualitas fisik dan stamina di bawah anda. Ingatlah bahwa inti dari permainan futsal adalah kerjasama tim, bukan skill individu. Namun tidak ada salahnya untuk menonton video ini atau menerapkannya sesekali, karena trik-trik futsal yang dilakukan oleh mereka sangat luar biasa dan enak ditonton. 🙂

Posted on

TIPS : Posisi Apa yang Cocok untuk Saya? Panduan Posisi Pemain di Olahraga Futsal

Seringkali pertanyaan berikut diutarakan oleh pemain futsal, terutama yang masih pemula. “Apa posisi terbaik saya?”. Memang, setiap pemain pemula harus mempelajari posisi tertentu untuk dapat memainkan perannya dengan baik i lapangan. Bahkan jika anda adalah pemain futsal berpengalaman, anda tetap butuh waktu untuk menguasai cara bermain di posisi tertentu untuk dapat saling menyesuaikan dengan rekan satu tim. Proses tersebut dapat menjadi lebih cepat apabila anda mengerti kebutuhan dasar dari setiap posisi pemain, dan yang mana yang cocok dengan kelebihan atau kekurangan anda.

Sumber : 5-a-side.com

Apa saja posisi pemain di olahraga futsal?

Sebenarnya tidak ada posisi tetap di dalam olahraga futsal. Namun sudah menjadi rahasia umum bahwa di dalam lapangan, 4 pemain (selain kiper) memiliki role / peran masing-masing, walaupun mereka maju dan mundur bergantian. Posisi ini tergantung dari taktik dan formasi yang digunakan tim. Kira-kira, posisi pemain dalam olahraga futsal dibagi menjadi 5 kategori besar (kami tidak menuliskan posisi kiper, karena hal tersebut sudah tidak perlu dijelaskan) :

  1. Pivot / Target / Top Man / Striker (specialist)
  2. Midfielders / Wingers / Ala / Utility Players / Flank
  3. Last Man / Fixo / Stopper / Cierre (specialist)
  4. Attackers
  5. Defenders

Berikut ini adalah beberapa contoh yang dapat menggambarkan masing-masing posisi tersebut.

Pertama-tama, kita akan membahas formasi diamond / ketupat / 1-2-1:Positions in a 5-a-side diamond formation

1-2-1 adalah salah satu formasi yang paling sering digunakan dalam permainan futsal. Posisi ini menggunakan pivot / target man dan defender / last man, sehingga paling tidak, selalu ada pemain di depan atau belakang sebagai poros operan bola. Berikut ini penjelasan tentang masing-masing posisi:

1) Pivot / Target / Top Man / Striker

Pemain ini adalah pemain yang bertugas untuk memimpin serangan, dan memulai pertahanan. Tugas utama mereka adalah mengacaukan pertahanan lawan dan menjadi titik pusat dari serangan.

Istilah ‘pivot’ adalah yang paling sering digunakan untuk pemain ini. Hal ini dikarenakan mereka sering menerima bola dengan membelakangi gawang lawan, sehingga harus berputar / pivot melewati pemain lawan dan men-shooting bola. Namun mereka juga disebut sebagai ‘pivot’ karena semua rekannya akan bergerak di sekeliling pemain tersebut saat serangan dilakukan, dan pemain ini harus dapat mengalirkan bola kepada rekannya yang memiliki posisi lebih baik darinya. Walaupun tugas utama pivot adalah saat menyerang, namun mereka juga harus berperan sebagai lapisan pertama pertahanan dan melakukan pressing atau marking saat sedang diserang oleh lawan.

Hampir tidak ada tim yang bermain dengan 2 pivot, (walaupun ada sebuah tim yang memiliki 2 pemain yang bisa menjalankan peran ini dengan baik, dan mereka silih berganti melakukannya). Namun, banyak tim futsal yang bahkan tidak menggunakan pivot sama sekali, seperti sebuah tim yang menggunakan formasi 2-2. Namun apabila ada pemain yang dapat menjalankan peran ini dengan baik, serangan tim anda akan sangat terbantu.

Berikut ini adalah karakteristik pemain yang dibutuhkan dalam posisi pivot:

  • Dapat mengontrol bola dengan baik (tidak harus tinggi besar) saat ditekan oleh pemain bertahan lawan
  • Gerakan yang cepat, dan beberapa trik untuk melewati lawan
  • Kemampuan shooting yang cepat, keras, dan akurat
  • Pergerakan yang konstan untuk menciptakan ruang untuk menerima bola, kemampuan membaca permainan yang baik dan tanggap dalam menerima setiap operan yang diberikan padanya.

Baca juga : Pivot: Target Man dan Jantung Serangan dalam Permainan Futsal

2) Midfielders / Utility Players / Wingers / Ala / Flank

Pemain tengah sangat penting bagi sebuah tim, karena merekalah motor sebuah tim dalam serangan dan bertahan sekaligus. Apabila mereka tidak memiliki energi yang cukup, maka tugas seorang pivot dan last man akan terasa sulit, sebaik apapun mereka. Tanggung jawab pemain tengah adalah: memberikan support bagi pivot dalam menyerang dengan ikut memberi opsi untuk operan dan membuka ruang, dan membantu last man menutup ruang bagi pemain lawan saat bertahan. Karena tanggung jawab yang besar ini, pemain tengah harus memiliki stamina yang kuat, kemampuan pengambilan keputusan yang baik, juga disiplin yang tinggi. Di saat anda memiliki pemain tengah yang baik, sebuah tim akan terasa sangat “menyetel” dan dapat mengalirkan bola serta bertahan dengan kompak.

Berikut adalah karakteristik pemain tengah yang baik:

  • Stamina yang cukup untuk melakukan serangan dan pertahanan sekaligus sepanjang permainan.
  • Kemampuan pengambilan keputusan yang baik, karena hal ini sangat mempengaruhi kapan saat yang baik untuk maju, atau tetap di belakang dan membantu pertahanan.
  • Passing yang cepat, kuat, dan akurat, karena mereka akan sering melakukan one two, atau melakukan passing sambil terus bergerak mengacaukan lawan.
  • Shooting yang baik untuk memanfaatkan kesempatan yang tercipta dari pergerakan mereka.
  • Kemampuan teknis yang seimbang, baik dalam penyerangan maupun pertahanan.

Kami akan menulis tips untuk pemain tengah dalam artikel selanjutnya, karena posisi ini adalah salah satu yang paling sulit untuk dimainkan.

3) Last Man / Fixo / Stopper / Cierre

Pemain last man adalah pemain yang hampir selalu berada di paling belakang, baik saat menyerang maupun bertahan. Prioritas terutama last man adalah menjadi pelindung dari kiper dan mematikan pivot lawan. Namun, mereka seringkali juga menjadi playmaker saat menguasai bola, dan di saat lawan lengah, justru menjadi pemain yang paling mengancam pertahanan lawan dengan tembakan jarak jauh atau dribbling dan operan terobosannya.

Posisi mereka yang berada di belakang memberikan kesempatan bagi mereka untuk memantau permainan lebih baik daripada pemain lainnya. Biasanya pemain last man yang baik justru dapat menjadi otak permainan dan pemimpin bagi para pemain lainnya.

Karakteristik yang diperlukan oleh seorang pemain last man:

  • Disiplin dalam bertahan – Anda harus tahu tanggung jawab utama anda adalah bertahan, dan tidak boleh sok pahlawan.
  • Kekuatan dan Kecepatan – untuk mematikan para penyerang lawan
  • Kemampuan membaca Permainan – memotong serangan lawan sebelum tercipta, dan menjadi playmaker dan opsi passing di saat menyerang.
  • Komunikasi yang baik – untuk memberikan petunjuk kepada rekan setim, terutama di saat bertahan.

Baca juga: Last Man : Pemain Bertahan dan Jendral Lapangan dalam Permainan Futsal

Selain ketiga posisi di atas, ada juga posisi lainnya yang lebih general. Pada formasi 2-2, setiap pemain harus memiliki kemampuan teknis dan taktis yang seimbang. Tim futsal yang mengadopsi pemain ini harus memiliki 4 orang pemain yang dapat bermain seperti gelandang / pemain tengah, dapat menyerang dan bertahan saat dibutuhkan.
5-a-side square formation positions

Untuk formasi 2-2, para pemain sebenarnya melakukan tugas yang mirip dengan penjelasan di atas, namun disini 2 pemain lebih bermental menyerang dan 2 pemain lainnya lebih bermental bertahan, dan mereka harus mengisi kekurangan pemain tengah dengan cara melakukan tugas dan peran silih berganti satu sama lain, atau permainan akan sulit berkembang.

4) Attackers

Seperti namanya, pemain penyerang ini bertanggung jawab untuk menembus pertahanan lawan, namun mereka tidak memiliki tanggung jawab seperti seorang pivot. 2 pemain penyerang ini terkadang maju ke depan bersamaan, atau secara bergantian, supaya membingungkan pertahanan lawan. Dikarenakan tidak adanya pemain tengah, kedua pemain ini memiliki tanggung jawab yang sama untuk melakukan pressing saat kehilangan bola, dan ikut mundur ke belakang saat melakukan pertahanan. Jika kedua pemain ini bergerak terus dalam penyerangan dan pertahanan, maka permainan akan menjadi statis, setiap serangan akan mudah dipatahkan oleh lawan, serta lawan akan dengan mudah “mengeroyok” pertahanan.

Berikut ini karakteristik pemain penyerang yang baik:

  • Kemampuan teknis yang baik – kontrol bola yang baik sangat penting untuk mempertahankan penguasaan bola
  • Passing yang cepat dan tepat – dikarenakan posisi lapisan penyerangan dan pertahanan yang lebih sedikit, mereka harus banyak bergerak untuk menciptakan peluang.
  • Shooting yang baik untuk memanfaatkan kesempatan yang tercipta dari pergerakan mereka.
  • Akselerasi dan kecepatan untuk melakukan pergerakan eksplosif
  • Dribbling untuk melewati pemain lawan

5) Defenders

Pemain bertahan dalam formasi 2-2 juga mirip dengan last man, namun kedua pemain ini bekerjasama sebagai sebuah unit. Saat menyerang, salah satu dari mereka akan maju membantu penyerangan, dan satu lagi akan menjalankan tugas sebagai last man. Keuntungannya adalah fleksibilitas dalam bertahan maupun menyerang, jika salah satu maju untuk memotong bola dari lawan, yang satu dapat memberikan “cover” di belakang pemain bertahan lainnya. Begitu juga dalam menyerang. Jumlah pemain bertahan yang berlebih ini adalah pedang bermata dua, jika dimanfaatkan dengan baik dapat sangat ampuh, namun satu kesalahpahaman diantara mereka dapat berakibat fatal.

Berikut ini adalah karakteristik pemain bertahan:

  • Disiplin dalam bertahan – Anda harus tahu tanggung jawab utama anda adalah bertahan, dan tidak boleh sok pahlawan.
  • Kekuatan dan Kecepatan – untuk mematikan para penyerang lawan
  • Kemampuan membaca Permainan – memotong serangan lawan sebelum tercipta, dan menjadi playmaker dan opsi passing di saat menyerang.
  • Komunikasi yang baik – untuk memberikan petunjuk kepada rekan setim, terutama di saat bertahan.

Kurang lebih, penjelasan di atas sudah mencakup semua posisi pemain yang umumnya terdapat pada olahraga futsal. Di bawah adalah salah satu contoh lain penggunaan pemain-pemain di atas dalam formasi yang berbeda:

5-a-side formations and positions examples

Posisi Apa yang Cocok untuk Saya?

Posisi yang paling cocok dengan anda biasanya adalah posisi yang paling anda sukai. Namun, bisa saja anda hanya subjektif karena menyukai posisi tersebut, padahal ada posisi lain yang lebih cocok untuk anda. Anda harus melihat juga kemampuan anda secara relatif dengan rekan satu tim anda. Tanyakan kepada rekan atau pelatih, apa yang menjadi kelebihan anda, dan bagaimana meningkatkan kemampuan anda supaya dapat memainkan posisi tersebut dengan baik.

Salah satu trik lainnya adalah dengan menerapkan rotasi saat bermain, setelah anda mencoba semua posisi di depan, belakang, ataupun tengah, anda akan mulai mengerti prinsip bermain di posisi tersebut secara praktek. Setelah beberapa kali bermain, anda akan mulai melihat yang mana yang paling cocok untuk anda. Pada akhirnya, setiap pemain futsal yang baik harus bisa menguasai menyerang dan bertahan sekaligus, bukan hanya salah satunya.

Sepertinya Saya Memainkan Posisi yang Berbeda dalam Tim Futsal Saya?

Penjelasan di atas hanyalah panduan awal untuk posisi pemain dalam olahraga futsal, namun variasi taktik dalam tim sangat luas dan tidak menutup kemungkinan adanya posisi-posisi baru. Secara praktek, setiap pemain dan tim futsal itu unik dan memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Hal ini akan menyebabkan pemain melakukan adaptasi dengan posisi, taktik tim, serta kemampuan setiap individu di dalam timnya, sehingga terbentuk posisi-posisi baru di dalam olahraga futsal.

Apabila anda memainkan posisi di dalam tim yang belum ada dalam penjelasan kami, akan sangat menarik apabila anda berbagi dengan fasilitas comment di bawah 🙂