Posted on

Sepatu Futsal Nike MercurialX Proximo II – Ulasan Detail

Sepatu Futsal Nike MercurialX Proximo II : Sepatu Futsal “Speed” Topgrade Terbaru dari Nike

Nike kembali meluncurkan update sepatu futsalnya berdekatan dengan Copa America & Euro 2016, yaitu Sepatu Futsal Nike MercurialX Proximo II. Meskipun terlihat sangat mirip dengan sepatu futsal Nike MercurialX Proximo, sepatu ini memiliki beberapa fitur khusus yang tidak ditemukan pada edisi pendahulunya. Hmm, penasaran guys? Yuk kita baca ulasannya di bawah masbro!

sepatu futsal nike mercurialx proximo ii main

Sepatu futsal Nike MercurialX Proximo II menggunakan upper dari Flyknit, dengan lapisan “Speed Rib 3D Texture”, yang akan memberikan penggunanya sentuhan yang mantap dengan bola. Dan seperti biasanya, sepatu kelas “Proximo” tetap menggunakan Dynamic Fit collar, yang memberikan sensasi seakan sepatu ini menyatu dengan pergelangan kaki.

Selain itu, upper sepatu ini juga dilengkapi dengan Nike Skin yang dilapisi dengan ACC (All Conditions Control) yang akan membantu kontrol pemain di cuaca apapun, cocok untuk dipakai di luar ruangan. Pada bagian ujung sepatu dan tengah sepatu terdapat bagian yang agak kasar dan tebal, untuk menambah daya tahan sepatu dari gesekan semen.

sepatu futsal nike mercurialx proximo ii samping

Pada bagian midsole, sepatu futsal Nike MercurialX Proximo II tetap menggunakan material Phylon yang cukup tipis, sehingga tetap memberikan sensasi ceper bagi para pemainnya. Selain itu dikarenakan bentuknya yang tipis, para penggemar sol ceper tidak perlu khawatir, sepatu ini tetap ringan dan memberikan underfoot control yang luar biasa.

Dan berkat midsole Phylon yang lebih tebal daripada edisi sebelumnya, para pemain yang memiliki history cedera tumit, ankle, atau lutut namun tidak memiliki berat badan yang berlebih masih bisa memakai sepatu ini dengan cukup nyaman.

sepatu futsal nike mercurialx proximo ii outsole

Outsole sepatu futsal Nike MercurialX Proximo II terbuat dari karet non-marking yang menggunakan pola traksi yang baru, dengan ketebalan dan kepadatan yang berbeda di setiap sisi outsole. Pada bagian yang lebih sering terkena gesekan, karet outsole yang terdapat lebih padat. Dilengkapi dengan Nike Grind Technology, karet outsole ini dipersiapkan Nike untuk bertahan di medan yang cukup abrasif seperti semen dan aspal.
Sepatu ini akan dijual Nike di dengan harga retail sebesar 175 EUR, atau kira-kira sebesar IDR 2.7 juta.
Posted on

Asal Usul dan Sejarah Brand Adidas

Sejarah Brand Adidas

Adidas adalah salah satu brand ternama di dunia olahraga, terutama sepakbola. Berada di peringkat 61 brand terbaik dunia, Adidas merupakan salah satu raksasa di industri olahraga. Adidas dikenal atas produk olahraganya seperti kaos, sepatu, tas, dan aksesoris yang berkualitas tinggi.

Pendiri

Adolf_Dassler

Adolf “Adi” Dassler mendirikan pabrik sepatu bersama adiknya pada tahun 1924 dan menyebutnya “Dassler Brothers Shoe Factory”.

Pada akhirnya, kedua saudara ini berpisah dan mendirikan dua perusahaan yang berbeda, yaitu Adidas dan Puma. Sampai hari ini, Adidas terus berkembang dan menjadi perusahaan manufaktur produk olahraga terbesar kedua di tahun 2012.

Sejarah

Nama dari perusahaan olahraga ternama asal Jerman ini sebenarnya adalah singkatan dari nama pendirinya, yaitu Adolf- Adi Das- ler. Selain itu, Adidas sendiri memiliki akronim “All Day I Dream About Sports” hanyalah ciptaan saja, bukan makna asli dari brand ini. Adolf Dassler terus mengelola Adidas, yang ternyata dalam perjalanannya harus berpisah jalan dengan adiknya, yang mendirikan salah satu perusahaan olahraga ternama juga, yaitu Puma.

Tahun-tahun awal

Perseteruan besar terjadi antara Adidas dan Puma, perusahaan yang didirikan oleh adik Adolf Dassler. Kedua saudara ini tidak pernah berdamai, persaingan mereka sangat intens dan panas. Walaupun akhirnya mereka berdua dimakamkan di tempat pemakaman yang sama, kuburan mereka diletakkan berjauhan satu sama lain.

Walaupun terjadi persaingan besar dengan Puma dan beberapa brand besar lainnya, Adidas terus mengeluarkan ide-ide inovatif dan strategi yang sukses meningkatkan reputasi mereka, bahkan mengalahkan beberapa perusahaan saingan lainnya seperti Reebok, Taylormade Golf, dan Rockport.

CEO

HERZOGENAURACH, GERMANY - APRIL 20: Carlos Alberto Parreira, head coach of the South African national football team, Herbert Hainer, CEO of Adidas, and Franz Beckenbauer (L-R) pose with the players of Bafana Bafana during the presentation of the FIFA World Cup 2010 Final Matchball at the brand center of the Adidas headquarter on April 20, 2010 in Herzogenaurach, Germany. (Photo by Alex Grimm/Getty Images for Adidas) *** Local Caption *** Carlos Alberto Parreira;Herbert Hainer;Franz Beckenbauer

Herbert Hainer adalah CEO dari adidas-group AG, dan Chairman dari Executive Board. Igor Landau adalah Chairman dari perusahaan ini. Foto Herbert Hainer di atas diambil di “markas besar” Adidas yang terletak di Herzogenaurach, Jerman.

Saat Ini

562px-Adidas_Logo.svg

Sempat terkenal dengan slogan “Impossible is Nothing”, Adidas sejak Piala Dunia 2014 lalu berganti slogan menjadi “All In or Nothing”. Slogan ini sangat cocok dengan Adidas, yang dikenal dengan totalitas mereka, terutama dalam olahraga sepakbola. Bahkan banyak pelanggan setia mereka yang menilai bahwa sebenarnya Adidas unggul dari Nike dalam segi kualitas, namun Nike unggul dari segi desain sehingga lebih diterima publik.

Sampai Adidas terus berkembang dengan passion terhadap olahraga yang luar biasa dan ide-ide inovatif, dan walaupun tidak memiliki pasar yang sebesar Nike, mereka memiliki pelanggan yang jauh lebih loyal menurut survey.

Milestones dan Pencapaian

Pakaian olahraga pertama Adidas merupakan koleksi Franz Beckenbauer, yang diproduksi tahun 1967. Namun, tokoh masa kini seperti Zinedine Zidane, Michael Ballack, Allyson Felix dan Lionel Messi juga sudah menjadi icon Adidas. Adidas juga sudah merambah cabang blahraga lain seperti basket, golf, tenis, cricket, rugby, skateboarding, dan gymnastic. Namun fokus utama Adidas tetaplah pada sepatu dan perlengkapan sepakbola.

maxresdefault

Adidas mensponsori beberapa klub sepakbola dan tim nasional seperti Jerman, Spanyol, Bayern Munich, AC Milan, Chelsea, dan Real Madrid. Selain itu, perusahaan ini juga menggaet pemain yang sukses sebagai ikon mereka.

Saat ini, Adidas telah memiliki 1000 toko di seluruh dunia dan mencapai kesuksesan yang luar biasa. Marketing campaign yang mereka lakukan lewat video dan sarana lainnya sukses meningkatkan penjualan mereka, terutama di tahun 2016 ini. Adidas tidak hanya menjadi wajah dari fashion dan olahraga, namun juga telah menyatukan image dari olahraga, street, pop culture, musik, dan fashion secara keseluruhan.
Posted on

Asal Usul dan Sejarah Nike, Produsen Sepatu Olahraga Internasional

Sejarah Brand Nike

Nike yang sebelumnya dikenal sebagai Blue Ribbon Sports (RBS) didirikan pada tahun 1964 oleh Phil Knight dan Bill Bowerman. Phil Knight adalah seorang pelari jarak menengah dari Portland yang berlatih di bawah asuhan pelatihnya, Bill Bowerman. Sang pelatih, Bill Bowerman selalu aktif mencari cara untuk meningkatkan performa anak asuhnya dan mengutak-atik sepatu mereka di saat senggang.

Ia mencoba banyak cara namun tidak terlalu memberikan dampak yang berarti. Di saat yang sama, Phil Knight baru saja menyelesaikan kuliahnya dan mendapatkan gelar MBA di bidang Finance dari Stanford University. Disana ia menyelesaikan sebuah tugas kuliah, dimana ia memberi sugesti bahwa mengimpor/melakukan produksi sepatu di Jepang bisa membantu para retailer untuk bersaing dengan brand Jerman yang sudah lebih dulu terkenal di seluruh dunia.

Para Pendiri

 phil-knight-bill-bowerman_nqty51

Sugesti Phil Knight tak pernah digubris, sehingga akhirnya dia sendiri memutuskan untuk mengimpor sepatu dari Jepang dan menjualnya di area lokal. Awalnya ia mencoba menjual stok sepatunya kepada pelatihnya sendiri, namun akhirnya Bill Bowerman malah tertarik untuk bergabung dalam usaha ini, dan menjadi partner. Walaupun bisnisnya berjalan lambat, namun pada tahun 1965 penjualan mereka sudah mencapai angka yang cukup impresif, $20,000.

Sukses

Setelah bisnis mereka cukup stabil, mereka mulai meluncurkan sepatu buatan mereka sendiri. Setelah beberapa tahun berjuang, pada tahun 1971 mereka berhasil menciptakan sepatu yang lebih ringan dengan outsole yang memiliki bentuk seperti waffle. Sepatu ini diperkenalkan kepada publik di tahun 1972, pada acara US Track & Field Trials.

Sepatu Pertama Nike

Icon pertama Nike adalah Steve Prefontaine, seorang pelari yang menciptakan 7 rekor dari 2,000 m – 10,000 m sepanjang karirnya di masa kuliah pada tahun 1969-1972. Tak lama, Nike meluncurkan teknologi Nike Air pada tahun 1979. Teknologi ini semakin menguatkan brand mereka di antara kompetitor yang sudah bermain lebih lama. Pertumbuhan brand Nike sangat pesat pada saat itu, sampai pada titik dimana Nike meluncurkan saham perdana mereka (IPO) di tahun 1980. Brand mereka semakin populer, dan pada tahun 1982 menjadi supplier no 1 untuk sepatu training/olahraga di Amerika.

Logo

Old_Nike_logoLogo Nike ‘Swoosh’ dan tagline ‘Just Do It’ sudah sangat umum di Amerika. Pada tahun 1985, mereka mulai mendesain sepatu khusus untuk salah satu atlet baru NBA, Michael Jordan. Kepopuleran Jordan yang terus meningkat, ikut meningkatkan sales Nike sampai memecahkan rekor baru sepanjang sejarah perusahaan mereka.

Nike pun segera merambah ke apparel dan aksesoris lainnya. Mereka menandatangani kontrak dengan beberapa tim sepakbola nasional seperti Brazil, dan USA (pria dan wanita). Pada tahun 1996, mereka juga menandatangani kontrak dengan Tiger Woods senilai USD 5 juta setiap tahunnya. Dan selanjutnya, Nike terus mencetak sejarah.

Milestone

Nike terus meluncurkan edisi baru untuk setiap koleksi sepatu mereka. Mereka meluncurkan Nike Shox pada sekitar tahun 2000 yang diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh dunia. Sekarang ini, Nike sudah menjadi “kekaisaran” besar dan telah merambah ke cabang olahraga lainnya seperti tenis, baseball, sepakbola, cricket, dan cabang atletik.

Keinginan Bill Bowerman untuk selalu memberi solusi yang lebih baik and inovasi bisnis Phil Knight telah membuat Nike menjadi salah satu perusahaan yang paling menguntungkan dan terkenal di seluruh dunia. Pada tahun 2012, pendapatan Nike setahun mencapai lebih dari USD 24 milyar.

Nike juga sudah mengakuisisi dan menjual beberapa perusahaan di jalur mereka menuju kesuksesan. Salah satunya adalah Umbro. Saat ini, Nike memiliki 2 anak perusahaan, yaitu Converse Inc. dan Hurley International.

Nike juga mensponsori beberapa pemain sepakbola, tenis, dan basket, yang tentunya akan memakai sepatu khusus yang didesain bagi cabang olahraga mereka masing-masing.

Nike telah mempekerjakan lebih dari 44,000 orang di seluruh dunia dan merk dagang mereka diestimasi sebesar USD 10 milyar. Kesuksesan mereka adalah hasil dari inovasi yang terus menerus dan investasi yang tepat, sehingga menghasilkan profit sebesar ratusan juta dolar setiap tahunnya.

Posted on

Sepatu Futsal Nike MagistaX Pro: Ulasan Detail

Sepatu Futsal Nike MagistaX Pro : Sepatu futsal para playmaker dengan nuansa “street”

Halo masbro, setelah lama tidak menulis, kali ini kami akan membahas tentang sepatu futsal Nike MagistaX Pro yang walaupun sudah cukup lama beredar, namun sering beberapa dari teman saya masih bertanya: apa bedanya dengan Nike Magista Onda? Yuk kita lihat ulasan detailnya masbro! 😀

sepatu futsal nike magistax pro upper outsole
Sepatu futsal Nike MagistaX Pro menggunakan upper dari kulit sintetis, yang ternyata walaupun berbentuk seperti Nike Magista Onda, saya punya pendapat sendiri mengenai upper sepatu ini. Upper sepatu ini terasa lebih tebal dan nyaman di kaki, dan bagian berbahan mesh pada bagian belakang sepatu membuat sepatu ini lebih nyaman lagi, terasa lebih “adem” dan lembut di kaki. Yep, dengan Nike Magista Onda yang menggunakan material kulit sintetis sampai belakang dan bagian dalam sepatu, sepatu ini terasa lebih nyaman.

sepatu futsal nike magistax pro side

Namun, nilai negatifnya adalah: permukaan upper sepatu ini kurang halus dibandingkan sepatu Nike Magista Onda. Sebenarnya hal ini subjektif, namun sentuhan yang saya rasakan kurang natural dibandingkan Nike Magista Onda, dan tentu saja, masih kalah jika dibandingkan kulit natural seperti yang terdapat pada Nike Tiempo.

sepatu futsal nike magistax pro main

Pada bagian midsole, sepatu futsal Nike MagistaX Pro menggunakan Phylon yang tebal dan nyaman. Phylon yang digunakan cukup tebal, seperti yang terdapat pada sepatu Nike Tiempo Genio. Bagi para pemain yang suka dengan sepatu bersol tebal atau memiliki history cedera, pasti anda akan cocok dengan sepatu ini. Sedangkan bagi para pemain yang menyukai sepatu ceper, anda akan membutuhkan adaptasi selama beberapa kali pemakaian terlebih dahulu.

sepatu futsal nike magistax pro heel

Pada bagian outsole, sepatu futsal Nike MagistaX Pro menggunakan outsole dengan bahan karet non marking yang sangat lekat di kaki. Pola traksi yang digunakan sama persis seperti sepatu futsal Nike MercurialX atau HypervenomX, dan karet ini sepertinya sedikit lebih keras sehingga lebih tahan gesekan saat digunakan di lapangan aspal atau semen. Oh ya, sepatu ini diluncurkan dalam 2 bentuk outsole yaitu IC dan TF.

sepatu futsal nike magistax pro upper

Sepatu futsal Nike MagistaX Pro dijual dengan harga IDR 899.000,- namun bisa anda dapatkan dengan harga yang lebih murah di toko-toko online.

 

Posted on

Ilmu Sains Di Balik Jersey Sepakbola Nike, Adidas, dan Puma yang Ketat

Ilmu Sains Di Balik Jersey Sepakbola Nike, Adidas, dan Puma yang Ketat

Sumber: sporttechie.com

Sebagai penggemar sepakbola, pasti anda pernah menonton beberapa pertandingan World Cup 2014 kemarin kan? Pernahkah anda penasaran dengan alasan di balik betapa ketatnya jersey sepakbola tersebut? Apakah hal itu adalah “marketing gimmick” dari perusahaan-perusahaan ini, sekaligus memamerkan tubuh para pemain sepakbola yang berotot untuk menarik perhatian penonton? Percaya atau tidak, ada ilmu sains yang diterapkan pada jersey ini, dan Nike, Adidas serta Puma menerapkannya secara berbeda.

Mario Balotelli in the 2014 Italy Home Kit that features PUMA's PWR ACTV Technology
Mario Balotelli in the 2014 Italy Home Kit that features PUMA’s PWR ACTV Technology

Alasan pertama: Puma dan Adidas sekarang melengkapi jersey mereka dengan semacam tape yang diletakkan pada bagian depan, untuk membuat tubuh pemain lebih rileks dan merangsang otot perut untuk keseimbangan dan stabilitas. Selain itu, di bagian belakang kaos, terdapat tape juga di dekat bahu dan punggung bawah untuk meningkatkan stabilitas dan merangsang otot punggung. Nah, untuk memberikan kinerja maksimal, tape ini harus diletakkan seketat mungkin dengan tubuh pemain.

Namun, hal ini tidak disebabkan sepenuhnya karena tape tersebut. Compression shirts, sleeves, dan leggings digunakan oleh atlit dari seluruh dunia untuk memberikan support dan meningkatkan sirkulasi darah. Karena itu, jersey sepakbola dibuat ketat supaya dapat meningkatkan sirkulasi darah yang akan berpengaruh pada waktu pemulihan tubuh. Dan melihat frekuensi terjadinya kram dan otot yang tertarik pada saat pertandingan sepakbola, waktu pemulihan yang cepat sangatlah penting.

Nike, Adidas, dan Puma memiliki tingkat keketatan jersey yang sangat mirip, dan memberikan performa yang sama bagi para penggunanya walaupun jersey Puma selalu terlihat lebih ketat. Perbedaan jersey masing-masing perusahaan tersebut terletak pada material yang digunakan, Nike menggunakan material Dri-FIT untuk penyerapan keringat dan menjaga tubuh pemain darikelembaban cuaca, Puma menggunakan DryCELL yang berfungsi mirip dengan Nike, dan Adidas menggunakan material Adizero yang diklaim lebih ringan 40% daripada material sebelumnya, dengan ventilasi dan kompresi yang lebih baik.

Pada akhirnya, jika anda ingin membeli jersey, pilihlah jersey yang paling nyaman dan memiliki desain yang paling cocok dengan anda, karena teknologi ketiga perusahaan ini sudah sangat maju dan tidak terlalu berbeda dalam penerapannya.

Posted on

Tips Futsal dari Jurgen Klopp, The Normal One

Performa Liverpool kembali menanjak, dan Jurgen Klopp memiliki pengaruh yang sangat besar atas hal tersebut. Para pemain Liverpool sekarang terlihat sangat bersemangat dan menyatu, mungkin karena pengaruh karisma, energi, dan karakter pelatih Jerman yang terkenal dengan senyuman lebarnya itu. Dan tentu saja kelebihan Jurgen Klopp tidak hanya terletak pada karisma dan karakter yang menarik, namun ia juga memiliki kecerdasan sepakbola yang luar biasa.

Sumber : 5-a-side.com

Sesaat setelah Liverpool menang 4-1 dari Manchester City bulan November 2015 kemarin, Jurgen Klopp memberikan penjelasan mengenai “bentakan” nya kepada Emre Can dan Roberto Firmino, dan dari penjelasan yang ia utarakan terdapat 2 nasihat yang sangat konkrit dan dapat diaplikasikan di semua level kompetisi sepakbola atau futsal.

1) Jika anda tidak kuat untuk kembali ke posisi bertahan, jangan ikut-ikutan menyerang ke depan.

Emre Can menjadi korban pertama dari amarah Jurgen Klopp. Kesalahannya adalah: ikut menyerang ke depan. Jika kita melihat gaya permainan Klopp, sebenarnya Emre Can merupakan salah satu pemain dengan karakteristik yang sangat cocok. Apa sebenarnya yang menjadi masalah dengan permainan Can saat itu?

Berikut kutipan langsung dari Jurgen Klopp:

Emre seorang anak muda, ia masih penuh dengan emosi dan lain-lain, namun di saat anda sudah kelelahan di tengah pertandingan, jangan ikut menyerang apabila anda tidak kuat untuk kembali bertahan.

OK, jadi para gelandang atau defender hanya boleh ikut menyerang jika ia memiliki stamina yang cukup untuk kembali bertahan di belakang. Seringkali hal ini terjadi pada permainan futsal, seorang rekan setim ikut maju untuk membantu serangan, namun tidak pernah kuat untuk kembali bertahan saat diserang balik oleh lawan.

Klopp menggunakan istilah “emosi dan lain-lain” adalah versi yang halus, sebenarnya “lain-lain” seringkali berarti glory-hunting, tidak disiplin, dan malas.

Jadi, pesannya adalah sebagai berikut: sepakbola yang dimainkan di tim yang sukses selalu seimbang pada 2 sisi: menyerang dan bertahan, membuat kesempatan dan menghancurkan kesempatan lawan. Namun, seringkali pertahanan lebih berarti di saat-saat penting, dan pertahanan yang baik akan memberikan anda dasar yang kuat dan kesempatan untuk menyerang.

Ok, bagi para pemain futsal dimanapun anda berada, sebelum anda ikut menyerang, ingatlah kata-kata Klopp. Apabila anda tidak bisa kembali bertahan, jangan ikut menyerang.

Anda pikir: Saya harus ikut menyerang dan membantu rekan setim saya.

Klopp: Boleh-boleh saja, asalkan kamu harus berada di posisi semula saat lawan melakukan serangan balik.

2) Jangan ikut-ikutan mundur di saat yang salah

Apa yang diteriakkan Klopp kepada Firmino? Yang satu ini agak mengejutkan. Firmino justru dikritik karena terlalu banyak mundur untuk menjemput bola. OK, berikut ini adalah penjelasan Klopp:

Kami membutuhkan Firmino sebagai target man, namun ia malah turun ke bawah. Jadi saya bilang: “Bagaimana? Kita tidak bisa mengoper bola di depan dan menyerang karena tidak ada rekan disana, tolong tetap di posisi kamu.”

Yep, karena cedera yang dialami sebagian besar penyerang Liverpool, Firmino mengambil alih posisi striker, dan seharusnya menjadi target man. Sehingga kasusnya berbeda dengan Emre Can. Bukan berarti ada pemain yang tidak memiliki tanggung jawab bertahan loh, karena walaupun anda berada di posisi penyerang, anda harus berperan menjadi lini pertahanan pertama di saat tim anda kehilangan bola.

Namun yang menjadi masalah disini adalah di saat tim anda sedang menyerang, seorang pemain harus selalu berada di depan untuk menjadi target passing dan menciptakan ruang bagi rekan setimnya. Hal ini berlaku untuk futsal, mini soccer, bahkan sepakbola 11 orang. Di saat tim anda menyerang anda membutuhkan ruang sebanyak mungkin, baik secara horizontal (lebar) ataupun secara vertikal (kedalaman).

Attacking Depth 5-a-side Futsal

Lihat pada gambar di atas, di sisi sebelah kiri para pemain tim merah memiliki opsi operan yang lebih banyak, karena peran pemain X yang memberikan jarak lebih antara rekan setimnya dengan pemain bertahan lawan. Pada sebelah kanan, si pemain X melakukan kesalahan dengan mencoba menjemput bola, dan mempersempit ruang yang ada. Jika pemain X ingin menjemput bola seperti ini, rekannya (pemain merah di sebelah kiri X), harus bergantian maju ke depan untuk menciptakan ruang.

Itulah yang dikhawatirkan Klopp, area bermain anda menjadi terlalu sempit, dan tidak ada yang bisa dioper di lini pertahanan lawan. Di saat tim anda sedang menyerang, sangat penting untuk memiliki pemain yang berada di depan, untuk mengacaukan pertahanan lawan dan menciptakan ruang.

Anda pikir: Saya harus turun untuk menjemput bola.

Klopp says: No, no, no. Jika anda adalah pemain yang seharusnya berada di depan untuk membuka ruang saat menyerang, bersabarlah menunggu. Jangan terlalu sering menjemput bola, kami yang akan mengirimkannya kesana.

Posted on

Hirarki Sepatu Futsal Adidas Ace 2015 : Sepatu Futsal bertema “Kontrol” yang revolusioner

Sudah selesai dengan Hirarki Sepatu Futsal Adidas Chaos X 2015, sekarang kita akan membahas tentang Sepatu Futsal Adidas Ace. Sepatu sepakbola Adidas Ace dirancang untuk pemain yang menyukai “kontrol”, atau jendral lapangan. Sepatu futsal Adidas Ace ini bisa disebut sebagai gabungan dari Adidas Predator dan 11pro. Seperti pada post-post sebelumnya, kami akan menguraikan tingkatan-tingkatan dari sepatu futsal Adidas Ace ini, dari yang tertinggi sampai yang terendah.

Adidas Ace 15.1 Boost

Adidas-Ace-15-1-Boost-Football-Shoes (4)

Sepatu futsal Adidas Ace 15.1 Boost ini adalah sepatu yang tertinggi di kelasnya. Upper dari sepatu ini terbuat dari ControlSkin dengan teknologi Non Stop Grip yang dapat membantu kontrol bola sang pemain, seperti yang digunakan pada sepatu kasta tertinggi versi sepakbolanya, yaitu sepatu Adidas Ace 15.1. Teknologi Boost yang biasa terdapat pada sepatu running Adidas juga melengkapi sepatu futsal Adidas Ace 15.1 Boost ini dengan kenyamanan yang luar biasa. Belum release di Indonesia, namun sepatu futsal Adidas Ace 15.1 Boost ini sudah dijual di luar negeri seharga $ 110 atau +- Rp 1.399 juta.

Adidas Ace 15.1 Top Sala

1319978

Tidak seperti sepatu futsal seri Adidas Chaos X, seri sepatu futsal Adidas Ace dilengkapi dengan seri Top Sala yg sudah populer dari seri sepatu futsal Adidas di tahun sebelumnya. Sepatu futsal Adidas Ace 15.1 Top Sala tetap memakai upper ControlSkin seperti Adidas Ace 15.1 Boost, namun di bagian belakang sepatu terdapat bahan mesh yang berbeda. Selain itu, bagian midsole sepatu futsal Adidas Ace 15.1 Top Sala ini dilengkapi dengan adiPrene untuk cushioning. Sepatu ini dijual dengan harga +- Rp 1 juta.

Adidas Ace 15.3

Sepatu Futsal Adidas Ace 15.3 terdiri dari 2 jenis, upper sintetis dengan 3d printing berbentuk ControlWeb dan upper kulit asli. Keduanya tidak dilengkapi dengan teknologi apapun pada upper. Untuk bagian midsole, sepatu ini menggunakan EVA midsole, teknologi yang lebih medioker daripada adiPrene ataupun Boost. Sepatu ini akan dijual dengan harga +- Rp 1 juta juga di Indonesia. Kami sarankan untuk membeli versi leather / kulit asli daripada sintetis, atau lebih baik membeli Sepatu Futsal Top Sala Ace 15.1 dibandingkan sepatu ini (karena harganya tidak jauh berbeda).

Adidas Ace 15.4

Sepatu futsal Adidas Ace 15.4 ini adalah yang termurah di kelasnya. Upper sepatu ini terbuat dari kulit sintetis biasa, dan tekstur yang ada hanya terbuat dari hasil 3d print pada upper sepatu, tidak memiliki teknologi apapun. Selain itu, sepatu ini tidak dilengkapi dengan midsole, sehingga akan terasa ceper, namun untuk pemain yang pernah mengalami cedera tumit / lutut kurang disarankan untuk memakai sepatu yang terlalu ceper.

Ringkasan

Nah, untuk mempermudah anda membandingkan tingkatan dari sepatu ini, kami membuat sebuah tabel perbandingan 🙂

Adidas Ace 15.1 BoostAdidas Top Sala Ace 15.1Adidas Ace 15.3Adidas Ace 15.4
UpperControlSkinControlSkinKulit Sintetis & Kulit asliKulit sintetis
Upper SekunderMeshMesh
MidsoleBOOST TechnologyadiPreneEVATidak ada Midsole
OutsoleIC (lapangan datar)IC (lapangan datar)IC (lapangan datar) & TF (rumput sintetis)IC (lapangan datar) & TF (rumput sintetis)
Harga+- IDR 1.499.000+- IDR 999.000+- IDR 999.000+- IDR 699.000

Akhir kata, semoga postingan ini membantu anda, apalagi yang sedang mencari info tentang sepatu futsal Adidas Ace terbaru. Apa pendapat anda tentang sepatu ini? Sampaikan melalui fasilitas comment di bawah 🙂

Posted on

Pivot : Cara Bermain Sebagai Target Man dalam Futsal, dan Latihannya (dengan Video)

Jika anda sudah membaca postingan kami tentang Pivot : Target Man dan Jantung Serangan dalam Permainan Futsal, anda pastinya sudah cukup mengerti secara teori, dan penasaran tentang bagaimana latihan untuk pivot dan bagaimana pivot beraksi dalam pertandingan real. Kami telah selesai memilih beberapa video untuk menunjukkan bagaimana pivot mempengaruhi permainan tim futsal anda, serta memberi gambaran tentang beberapa teknik khusus yang anda butuhkan. Jika anda belum melihat manfaat menggunakan pivot dalam tim anda, video-video ini akan membantu anda untuk melihat buktinya.
Sumber : 5-a-side.com

Latihan Pivot bersama Cirilo

Cirilo adalah seorang salah satu pivot futsal yang terbaik di kelasnya. Ia telah membela Russia & MFK Dinamo Moskva; salah satu tim futsal terbaik di dunia. Pada video ini Cirilo membagi beberapa teknik, taktik dan trik yang ia gunakan untuk membuat kesempatan mencetak gol.

Cuplikan Permainan Pivot dari Futsal World Cup 2012

Video ini menunjukkan cuplikan-cuplikan yang menarik tentang fungsi pivot dalam pertandingan sebenarnya, dan pada level tertinggi. Video ini memang tidak HD, namun di dalamnya terdapat operan terobosan, gocekan, dari banyak pivot profesional dan video ini menunjukkan sebesar apa efek pivot dalam pertandingan. Video ini sangat mengungkapkan karakteristik kegunaan pivot seperti di bawah:

  • Menciptakan ruang vertikal untuk membantu serangan tim
  • Mengontrol dan menahan bola secara aman dari jangkauan pemain bertahan lawan, bahkan saat sedang dijaga dengan ketat.
  • Menerima support dari rekan tim, dan dengan simple pass, pivot membantu menciptakan kesempatan shooting bagi mereka
  • Berputar mengecoh pemain bertahan lawan, dan melakukan shooting ke gawang (di saat yang tepat)
Video berikut juga memberikan beberapa cuplikan yang lebih mendetail, dengan beberapa diagram dan highlight untuk membantu anda membayangkan bagaimana cara bekerjasama dengan pivot

Latihan Kreatifitas untuk Olahraga Futsal

Yang berikut ini adalah beberapa cuplikan dari seorang pivot yang beraksi di lapangan rumput sintetis atau turf.

Video-video di atas telah memberikan contoh yang cukup jelas tentang bagaimana bermain sebagai seorang pivot, dan apa kegunaan seorang pivot dalam serangan tim. Namun, untuk menjadi seorang pivot yang baik, anda juga harus memiliki fisik yang prima. Jagalah kebugaran anda supaya anda selalu berada dalam performa terbaik.

Jika anda memiliki tips atau video lain yang menurut anda harus diposting, silahkan berbagi lewat fasilitas comment di bawah! 🙂

Posted on

Pivot : Target Man dan Jantung Serangan dalam Permainan Futsal

Sumber : 5-a-side.com dan Mitre Star.

Cara yang sangat efektif untuk membuat tim futsal atau sepakbola mini / mini soccer anda untuk mengancam pertahanan lawan adalah dengan menggunakan pivot / target man. Posisi ini adalah salah satu posisi terpenting pada tim anda dan, jika dilakukan dengan benar, dapat menjadi tumpuan tim anda untuk menciptakan ruang dan bermain sepakbola menyerang yang atraktif.

Si ‘Pivot’

Pada olahraga sepakbola, kita sering mendengar istilah “Target Man”. Posisi ini juga ada pada olahraga futsal. Pemain yang berada di depan, seringkali berada di tengah pertahanan lawan disebut sebagai “Pivot”. Pivot yang hebat memiliki 2 kualitas di bawah ini:

  1. Mereka dapat menjadi titik pusat dari serangan, menjadi pivot dan memberikan ruang untuk rekan setimnya, dan membawa rekan setimnya ikut serta dalam serangan, seringkali menciptakan kesempatan emas bagi rekan-rekannya untuk melakukan shooting dan menciptakan gol melalui kemampuannya mengontrol & menahan bola dan melakukan operan terobosan.
  2. Apabila mereka kuat dan cepat, serta memiliki teknik yang baik, Pivot dapat berputar melewati pemain yng menjaga mereka, menciptakan kesempatan emas bagi mereka sendiri.

Apabila dilakukan dengan baik, posisi ini akan memberikan mimpi buruk bagi pemain bertahan lawan, membuat mereka sibuk dan tertekan dalam permainan.

Skill yang Dibutuhkan Pivot

Saat memilih seseorang untuk memainkan peran sebagai pivot, anda harus memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Kekuatan: Pemain ini tidak selalu harus bertubuh tinggi besar, namun mereka harus dapat mengontrol bola dengan baik dan menahannya dari tekanan dan jangkauan pemain bertahan lawan.
  • Antisipasi: Untuk membaca operan yang datang, dan menyambut operan terobosan atau rebound untuk menciptakan kesempatan mencetak gol.
  • Teknik: Pivot harus bisa menerima dan mengontrol operan dengan cepat, serta memiliki kemampuan dribbling dan ballkeeping untuk berputar melewati pemain bertahan lawan.
  • Kecepatan: Supaya dapat berputar melewati lawan dengan cepat dan membuat pergerakan menusuk ke pertahanan lawan.
  • Akurasi: Akurasi untuk mencetak gol dan melakukan passing kepada rekan satu tim di saat kesempatan datang.

Dengan melatih teknik-teknik dasar tersebut, anda bisa menjadi Pivot yang baik, namun anda juga harus memiliki pengetahuan taktis. Berikut ini adalah sedikit contoh taktis tentang cara bermain sebagai Pivot:

Pergerakan Tanpa Bola – Jadilah Target Man, Ciptakan Ruang untuk Rekan Setim Anda

Bahkan tanpa bola, pivot memegang posisi yang penting. Dengan mengambil posisi yang sangat jauh di pertahanan musuh, mereka terus memberikan ancaman bagi tim lawan, menarik satu pemain bertahan lawan, sehingga menciptakan ruang vertikal (memanjang, dari sisi pertahanan kita ke pertahanan lawan) yang lebih banyak untuk menyerang. Ruang vertikal sangat penting. Orang-orang sering berbicara tentang memanfaatkan ruang horizontal / lebar lapangan dalam menyerang, namun anda tidak boleh melupakan ruang vertikal tersebut. Itu adalah kunci sebuah tim untuk dapat memperbayak ruang di pertahanan lawan, sehingga memberikan banyak opsi bagi tim yang menyerang, dan membuat kesulitan bagi tim yang bertahan. Coba lihat gambar di bawah ini: Pivot Futsal - Depth Pada diagram A, tim biru sedang melakukan serangan ke atas, namun semua pemain berada di bawah garis tengah lapangan futsal. Tidak ada yang naik ke pertahanan musuh, dan hal ini menyebabkan tim mereka menguasai bola di ruang yang sangat sempit, sehingga mempersulit tim mereka, dan mempermudah lawan untuk mematahkan serangan. Masalah ini dapat tercipta di saat pemain menyerang merasa harus menjemput bola. Hal yang baik, namun tidak selalu cocok dalam setiap keadaan menyerang. Pada diagram B, Pivot mengambil posisi yang tinggi, jauh di dalam pertahanan lawan. Posisi yang diambil Pivot menciptakan ruangan vertikal yang dapat dimanfaatkan oleh rekan setimmnya untuk melakukan serangan. Pemain dapat menerima bola dan berputar melewati pemain bertahan, juga dapat menahan laju serangan dan membawa rekan setim-nya untuk berpartisipasi dalam serangan. Bagaimana keberadaan pivot membantu penyerangan tim? Lihat contoh berikut: Pivot Space Futsal Ruangan yang tercipta membuka lebih banyak area untuk rekan setim untuk bergerak, dan lebih banyak ruangan untuk diserang dengan beberapa set play (one-two / wall pass), seperti pada diagram sebelah kanan.

Menerima bola – Gunakan sol sepatu anda, dan berdirilah menyamping

Kedengarannya mudah untuk menerima operan, namun semua orang yang bermain sebagai Pivot tahu, bahwa semua pemain bertahan yang cukup memahami permainan akan melakukan tekanan yang konstan pada mereka. Untuk mengatasi hal ini, Pivot harus berdiri pada posisi yang benar saat menerima bola. Secara teori, mereka harus menerima bola dengan posisi badan yang agak menyamping. Pada semua diagram di halaman ini, anda akan melihat, bahwa semua pivot digambarkan dalam posisi menyamping, bukan dengan posisi membelakangi gawang 180 derajat. Bermain dengan posisi menyamping dapat berguna bagi semua posisi di lapangan. Hal ini sangat penting, sampai-sampai kami ingin mengulas hal ini dalam sebuah artikel khusus, namun lebih penting lagi untuk pivot. Hal ini memberikan keuntungan bagi pivot untuk mendapatkan sudut pandang yang baik (dapat melihat rekan 1 tim sekaligus posisi dari pemain bertahan yang menjaga mereka), juga menambah kekuatan tumpuan untuk menahan tekanan yang akan dilakukan pemain bertahan lawan, sambil menerima passing secara aman dari jangkauan pemain lawan.

Pergerakan dengan bola – buat kesempatan untuk rekan setim, atau anda sendiri!

Setelah menerima bola, pivot harus menggunakan seluruh kemampuan dan kelihaiannya untuk menjaga bola tersebut supaya tidak direbut oleh pemain bertahan lawan. Jika pemain bertahan sampai mengambil posisi yang salah, seperti berada terlalu menyamping dari pivot, atau menempel terlalu ketat, maka pivot dapat berputar balik dan melewati pemain bertahan tersebut. Beberapa pivot mengatakan, saat terbaik untuk berputar adalah saat mereka merasakan lengan pemain bertahan menyentuh tubuh mereka  – biasanya hal tersebut terjadi di saat pemain bertahan sudah berada di posisi yang salah. Cobalah bereksperimen berdasarkan contoh ini, cobalah berputar ke kedua arah (kiri dan kanan), dan lihat yang manakah yang paling efektif (arah anda berputar dapat berbeda, tergantung posisi pemain bertahan dan kaki utama mereka). Namun, lebih sering daripada berputar, lebih baik untuk memberikan operan kepada rekan setim yang membantu menyerang dan berlari ke arah pertahanan musuh. Diagram di bawah menggambarkan situasi tersebut (tim biru menyerang ke bawah). Futsal Pivot, 5-a-side pivot, movement turn and layoff Di diagram di atas, di sisi kanan, rekan setim memberikan operan kepada pivot, dan berhasil melewati penjagaan pemain lawan, dan berlari ke arah yang benar (ruangan yang telah tercipta oleh keberadaan pivot). Dalam situasi ini, pivot cukup memberikan lay-off (operan terobosan) dan rekan setimnya mendapatkan kesempatan emas untuk melakukan shooting ke arah gawang.

Cara Memberikan Support pada Pivot

Bahkan pivot terbaik dalam olahraga futsal menjadi kesulitan apabila harus melakukan segalanya sendiri. Mereka membutuhkan support dari seluruh rekan setimnya, namun 2 hal yang harus dilakukan rekan-rekannya untuk membantu mereka adalah : memberikan passing yang berkualitas dan berlari ke arah yang benar. Kualitas dari passing yang anda berikan kepada pivot sangatlah penting. Mereka ingin menerima passing yang mudah dikontrol (harus akurat, tidak terlalu keras ataupun pelan, dan tidak memantul). Seluruh rekan setim harus membantu pivot dengan berlari / bergerak ke arah yang benar, supaya dapat menerima operan balik dari pivot. Faktanya, jika pivot anda dapat mengkontrol bola dengan mudah, anda dapat mengacauan pertahanan musuh, bahkan menciptakan gol hanya dengan berlari ke arah yang benar. Seiring waktu, anda dapat membantun kombinasi lainnya untuk menaklukkan tim lawan. Berikut ini adalah salah satu contoh(tim biru menyerang ke bawah): Combining with the Pivot Di atas adalah contoh gambar yang menjelaskan, bahwa pivot tidak selalu harus berada di tengah lapangan. Pivot dapat berlari ke sisi lapangan untuk menerima passing/operan dari rekan setimnya, X. Segera setelah X memberikan operan, mereka hrs berusaha untuk menipu & melewati pemain yang menjaganya, sehingga dapat masuk dan memanfaatkan ruangan yang telah disediakan oleh pivot. Pivot cukup memberikan bola kepada X, maka X akan mendapat kesempatan untuk melakukan shooting ke gawang.

Catatan : Di Australia, istilah “Pivot” digunakan sebagai sebutan untuk pemain bertahan yang berada di belakang, “Target” digunakan untuk target man / pemain menyerang yang berada jauh di depan. Namun negara-negara lain seperti Brazil, Spanyol dsb, menggunakan istilah “pivot” sebagai target man (di Spanyol ‘pívot’, di Italia ‘pivot’ dan di Portugal ‘pivô’).

Penerapan Pivot dalam Tim

Kami telah menulis artikel Part 2 mengenai Pivot, supaya anda dapat lebih jelas melihat bagaimana penerapan posisi pivot pada tim futsal anda. Kami juga akan mencari beberapa video yang dapat digunakan sebagai panduan anda dalam latihan. Apabila diterapkan dengan benar, pivot adalah salah satu senjata paling mematikan untuk melawan tim lain. Apakah anda setuju? Bagaimana pengalaman anda menggunakan pivot? Apakah ada taktik lainnya yang berjalan dengan baik bagi anda? Mari berbagi pendapat dengan menggunakan fasilitas comment di bawah.